12 Oktober 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun menilai pidato Presiden Jokowi di Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) & World Bank (WB) di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018), mengundang decak kagum delegasi. Misbakhun yang hadir langsung mengaku menangkap atmosfer luar biasa dari pada delegasi dan peserta dalam menyimak pidato Presiden Jokowi. Menurut Misbakhun, isi pidato Presiden Jokowi mampu menggugah emosi. 

“Posisi duduk saya hanya terpisah empat baris kursi dari posisi Presiden Jokowi berpidato. Saya menjadi saksi mata langsung dan menangkap atmofer di ruang pertemuan, baik emosinya ataupun suasana kebatinannya,” ujar Misbakhun, Sabtu (13/10/2018). Politikus Partai Golkar itu menambahkan, isi pidato Presiden Jokowi juga menunjukkan sikap berdaulat Indonesia yang diakui dunia.

Misbakhun menuturkan, Presiden Jokowi dalam pidatonya menunjukkan 'standing position' Indonesia sebagai negara yang berdaulat di depan organisasi sekelas IMF dan World Bank. “Presiden Jokowi ingin menyampaikan pesan bahwa Indonesia punya sikap yang jelas dalam mengatur kedaulatan ekonominya. Pesan itu disampaikan dengan sangat halus tapi penuh makna lewat simbolisme Game Of Thrones,” tutur Misbakhun.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi-Ma’ruf) itu menambahkan, tamsil tentang Game of Thrones benar-benar mengena di benak peserta ataupun delegasi yang hadir. Menurut Misbakhun, tepuk tangan menggema dari hadirin saat merespons paragraf demi paragraf isi pidato Presiden Jokowi yang penuh pesan.

“Ini adalah salah satu pidato terbaik Presiden Jokowi yang pernah saya lihat dan dengarkan. Sampai pada akhir pidato yang ditutup tepuk tangan panjang dan standing ovation dari seluruh peserta," bebernya. Misbakhun menjelaskan, substansi pidato Jokowi penuh simbol dan makna karena mengangkat kisah Game of Thrones untuk mengajak dunia berefleksi soal konflik kepentingan antarkekuatan besar yang saling mempertahankan arogansi kelompoknya sendiri.

Tapi, perang besar justru merusak kekuatan-kekuatan yang bersaing. Misbakhun menyebut tamsil yang disampaikan Presiden Jokowi itu sesuai kenyataan. “Sehingga delegasi peserta pertemuan tahunan itu benar-benar terkesima dan terkejut dengan cara Presiden Jokowi menggambarkan konflik perdagangan dunia saat ini, khususnya yang dimotori kekuatan AS dan China,” ujarnya.

Misbakhun menambahkan, Presiden Jokowi melalui pidatonya berhasil mengajak dunia memikirkan kebijakan yang lebih menjawab permasalahan ketidakseimbangan antara negara maju dengan negara berkembang dan konflik peradaban Timur dan Barat. Presiden Jokowi juga mendorong kebersamaan guna mengakhiri segala bentuk ketidakadilan.

"Karena kalau tidak, maka kerusakan akibat yang ditimbulkan oleh ketidakadilan akan menimpa semuanya. Yang utama, semua kubu kebaikan harus menyatu untuk mengalahkan keburukan demi menyelamatkan peradaban dunia,” kata Misbakhun. [rilis]

fokus berita : #Misbakhun


Kategori Berita Golkar Lainnya