15 Oktober 2018

Berita Golkar - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan perang terhadap hoaks. Menurut Dedi, hoaks harus dilawan dengan cara melakukan kapitalisasi prestasi Presiden Joko Widodo.

“Sampaikan secara masif kepada rakyat tentang prestasi Pak Jokowi, tentang keberpihakan Pak Jokowi kepada rakyat miskin dan wong cilik. Selama satu periode kepemimpinan ini, beliau sibuk bekerja untuk kesejahteraan rakyat Jawa Barat,” kata Dedi seusai pengukuhan TKD di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang No 123, Kota Bandung, Minggu (14/10/2018).

Seruan Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu sontak disambut tepuk tangan Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf tingkat kabupaten/kota di Jawa Barat. Kader partai pengusung, relawan dan simpatisan pun turut hadir dalam pengukuhan itu. Tampak pula Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko. Mantan Panglima TNI itu juga hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Relawan Harimau Jokowi atau HARJO.

Dedi mengatakan, hoaks musuh bersama. Pihak yang sengaja menyebarkan hoaks demi kepentingan politik sejatinya sedang panik. “Hoaks adalah satu-satunya cara mengalahkan Pak Jokowi. Hoaks harus dilawan dengan sikap penuh rasionalitas, tidak bisa dengan penuh emosi. Mereka itu marah dan kesal karena tidak memiliki cara lain, kemarahan itu tidak perlu kita lawan. Kita fokus membangun rasionalitas publik,” ujarnya.

Dedi juga mengingatkan kader partai pengusung bahwa kemenangan Jokowi-Ma’ruf adalah pertaruhan marwah partai. Musuh utama bagi Jokowi-Ma’ruf bukanlah pasangan kompetitor, melainkan ego sektoral dari masing-masing partai pengusung. “Musuh utama adalah diri kita sendiri. Ego sektoral kepartaian pun demikian. Saya tekankan kepada seluruh tim, bahwa kemenangan Jokowi-Ma’ruf berada di atas kepentingan partai,” katanya.

Menurut Dedi, Jawa Barat primadona di kancah politik nasional. Sebab, jumlah pemilih terbesar di Indonesia menjadi faktor utama yang menarik segala kepentingan ke wilayah itu.Atas hal tersebut, budayawan Jawa Barat itu telah menargetkan kemenangan sebesar 60 persen suara.

Strategi “Heuheuy Deudeuh” menurut dia, menjadi andalan timnya untuk menyapa masyarakat sampai ke unit sosial terkecil. “Kemenangan 60 persen tidak bisa ditawar lagi. Sambil “heuheuy deudeuh” saja, kita tebarkan kebahagiaan untuk seluruh rakyat Jawa Barat,” ujarnya. [inews]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya