18 Oktober 2018

Berita Golkar - Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Golkar Palopo, Hasyuni Tahir Gani, mengklarifikasi terkait dirinya yang dilaporkan di Polres Palopo, Rabu (17/10/2018) malam. Hasyuni Tahir Gani mengatakan, justru pihaknya yang menjadi korban pencemaran nama baik. Yang terlebih dahulu mengeluarkan kata-kata kotor dan mengandung unsur penghinaan adalah pelapor dalam hal ini mantan Ketua HIPMI Kota Palopo, Herawan Hasan.

"Justru saya yang menjadi korban. Dia yang terlebih dahulu mengeluarkan kata-kata kotor. Itu dibuktikan dengan laporan suami saya di Polres. Jadi suami saya duluan yang melapor setelah itu baru dia," katanya. Terkait postingan status di Facebook, Hasyuni kembali menjalaskan, itu bukan bermaksud menyinggung siapapun. Namun mantan Ketua HIPMI Palopo malah tersinggung dan menghina beberapa keluarga yang tidak semestinya terlibat masalah ini.

"Saya tidak pernah menyebut nama siapapun di status Facebook itu kenapa dia yang tersinggung sementara dia berkata tidak punya masalah dengan saya aneh kan hahaha. Dia justru menghina mertua saya. Dimanapun kalau sudah mertua dan suami dihina pasti tidak akan diam," imbuhnya.

Caleg dapil I Kota Palopo itu menyebutkan jika memang Herawan punya tunggakan ratusan juta rupiah harga material di pak mail dan ibu mertua saya yang belum dibayar dan melontarkan kata-kata kotor kepada pelapor. Sebelumnya diberitakan, Caleg perempuan dari Partai Golkar Palopo, Hasyuni Tahir Gani di Polisikan. Itu karena ada pihak yang merasa dirugikan dengan tingkah dan kata-kata yang dinilai jorok dan kasar.

Kasus ini berawal saat ada postingan di beranda Facebook milik Hasyuni, bernama Yuyun Tahir Gani akan tetapi tidak menyebutkan nama seseorang pada 7 September 2018 lalu. Status tersebut lalu mengundang komentar dan kata-kata kotor dan kasar dari Herawan hasan di kolom komentar. Herawan merasa keberatan dan melaporkan ke Polres Palopo, dengan dugaan pencemaran nama baik melalui Facebook, 1 Oktober 2018 lalu. [tribunnews]

fokus berita : #Hasyuni Tahir Gani


Kategori Berita Golkar Lainnya