20 Oktober 2018

Berita Golkar - Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar sedang mengkaji metode baru dalam kampanye politik, yaitu strategi micro targeting dengan memanfaatkan big data. Metode itu digunakan untuk memotret secara lebih detail orang perorang dan siapa saja tokoh yang berpengaruh serta apa saja harapan-harapan dan keinginan mereka.

Hal itu seperti disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam pembukaan Rakornis Bappilu Partai Golkar di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/10/0218). Airlangga mengatakan, melalui strategi baru itu, Golkar menetapkan target 110 kursi, atau setara dengan 19 % kursi DPR.

"Jika sekarang kita mempunyai modal 91 kursi, berarti kita harus bekerja keras untuk menambah 19 kursi lagi. Dan untuk itu, sudah dilakukan pemetaan secara detail di dapil-dapil mana saja kita punya peluang meraih tambahan kursi," kata Airlangga. Airlangga menginstruksikan kadernya kembali merebut Kepulauan Riau dan Bengkulu, dua provinsi yang Golkar pernah kehilangan kursi di pemilu 2014 lalu.

Airlangga juga meminta kadernya mendapat satu kursi di Kalimantan Utara. Selanjutnya Golkar akan memanfaatkan tambahan alokasi kursi di daerah-daerah tertentu seperti Riau, Lampung, Kalimantan Barat, NTB, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Papua. Untuk basis-basis Golkar yang selalu menang, Airlangga minta suara Golkar dipertahankan, yaitu di Sumatera Utara, Riau, Sumbar, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Gorontalo.

"Kita juga sudah membulatkan tekad agar di Jawa Barat, Golkar kembali meraih kemenangan. Jawa Barat selalu menjadi barometer nasional, siapa partai yang menguasai Jawa Barat, akan tampil sebagai pemenang. Dan Golkar akan berjuang untuk meraih posisi itu," kata Airlangga. [sindonews]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya