24 Oktober 2018

Berita Golkar - Survei Litbang Kompas mengenai elektabilitas parpol menyatakan Golkar berada di posisi ke-4, dikalahkan PKB, di posisi ke-3, Gerindra di posisi ke-2, dan PDIP di posisi pertama. Golkar mengaku tetap optimistis meraih kemenangan di Pileg 2019. "Kami masih sangat optimis akan meraih kemenangan dalam pemilihan legislatif nanti," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan, Rabu (24/10/2018).

Ace menyebut hasil survei Litbang Kompas menjadi pelecut bagi Golkar bekerja lebih keras. Menurutnya, Golkar masih memiliki cukup waktu hingga pemilu yang akan digelar pada April 2019. Selain itu, lanjut Ace, survei tersebut belum sepenuhnya menghitung kekuatan tiap partai di tiap daerah pemilihan. Dia menilai survei yang dirilis Litbang Kompas itu masih bersifat umum.

"Dalam survei ini, sesungguhnya masih belum mengkonversi kekuatan setiap partai ke setiap daerah pemilihan. Kita tahu kekuatan kami sesungguhnya ada di parlemen. Kami memiliki calon legislatif di setiap daerah yang terpilih dan tangguh. Survei ini belum menjelaskan kekuatan elektoral kami di masing-masing dapil. Masih sangat umum," jelas Ace.

Ia pun menepis anggapan Golkar tidak mendapatkan coattail effect atau 'efek ekor jas' dari Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Menurut Ace, coattail effect dari pasangan capres-cawapres bukan satu-satunya hal yang memengaruhi elektabilitas partai. "Itu bukan satu-satunya faktor. Ada banyak faktor. Soal efek ekor jas, kami akan terus berusaha melakukan co-branding terhadap Pak Jokowi dengan Partai Golkar," sebutnya.

Adapun survei Litbang Kompas dilakukan pada 24 September-5 Oktober 2018. Hasilnya dipublikasikan kemarin (23/10/2018).

Berikut ini hasil survei Litbang Kompas:
PDIP: 29,9%
Gerindra: 16%
PKB: 6,3%
Golkar: 6,2%
Demokrat: 4,8%

Parpol dengan elektabilitas di bawah 4% menurut Survei Litbang Kompas:
NasDem: 3,6%
PKS: 3,3%
PPP: 3,2%
PAN: 2,3%
Perindo: 1,5%
Hanura: 1,0%
Berkarya: 0,4%
PSI: 0,4%
PBB: 0,4%
Garuda: 0,3%
PKPI: 0,1%

Belum tahu/rahasia: 20,4%

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya