24 Oktober 2018

Berita Golkar - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menjelaskan maksud pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut banyak politikus sontoloyo. Menurut dia, politikus sontoloyo yang dimaksud Jokowi adalah pihak-pihak yang kerap mengkritisi kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Termasuk mengkritik wacana dana kelurahan yang akan direalisasikan tahun depan. 

"Tidak pada tempatnya jika upaya untuk kesejahteraan rakyat, untuk menciptakan pemerataan keadilan anggaran itu kemudian dihalang-halangi dengan cara mengatakan bahwa ini upaya untuk menarik hati rakyat," kata Ace di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Jokowi kecewa karena banyak pihak kerap mengkritisi kebijakan pemerintah tanpa dasar jelas. Misalnya, dana kelurahan dituding akan digunakan sebagai alat politik. Padahal, usulan dana kelurahan semata untuk kesejahteraan rakyat. "Nah tapi ada pihak-pihak bahkan politisi-politisi yang mencoba menghalangi upaya mensejahterakan rakyat ini dengan menuduh kebijakan itu demi kepentingan politik," ujarnya. 

Sebelumnya, Jokowi menyatakan akan mencairkan dana kelurahan di tahun 2019. Menurut dia, dana kelurahan bisa digunakan membangun sarana dan prasarana di kelurahan. Namun sayangnya, belum diluncurkan, dana kelurahan sudah menjadi polemik di tengah masyarakat.

Menurut Jokowi, hal tersebut merupakan ulah politikus yang ingin mempengaruhi masyarakat. "Itulah kepandaian politikus untuk mempengaruhi masyarakat, hati-hati, banyak politikus baik-baik, tapi banyak juga politikus sontoloyo," tegas Jokowi. [kumparan]

fokus berita : #Ace Hasan


Kategori Berita Golkar Lainnya