25 Oktober 2018

Berita Golkar - Pemprov DKI Jakarta mengusulkan anggaran bantuan partai politik sebesar Rp5,3 miliar. Hal ini tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019. Plt Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri mengatakan, bantuan yang diberikan pada parpol tidak berubah yaitu Rp1.200 per suara.

Aturan ini tercantum dalam PP Nomor 1/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 5 /2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik. Setiap parpol di DKI Jakarta akan mendapatkan dana Rp 1.200 dikalikan perolehan suara mereka pada Pileg 2014. Dengan hitungan itu, PDI Perjuangan (PDIP) sebagai pemenang Pemilu 2014 mendapat jatah Rp1,4 miliar karena meraih 1,2 juta suara di DPRD.

Partai Gerindra mendapat Rp 710,9 juta karena mengantongi 592 ribu suara sah. Partai Golkar Rp 451,4 juta dengan perolehan 376,2 ribu suara. Partai Demokrat yang mendapat 360,9 ribu suara mendapat jatah Rp 433,1 juta. PKS mendapat Rp 509,2 juta dari perolehan 424,4 ribu suara. Sementara itu, PPP mendapat Rp 542,7 juta dari 452,2 ribu suara.

PKB mendapat Rp 312,1 juta karena mendapat 260,2 ribu suara. Partai Hanura yang punya 357 ribu suara diberi jatah Rp 428,4 juta. Kemudian Partai Nasdem mendapat Rp 247,3 juta karena perolehan suaranya 206,1 ribu. Sementara PAN yang hanya mendapat 172,7 ribu suara, mendapat dana Rp 207,3 juta. [poskota]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya