30 Oktober 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi V DPR RI, Anthon Sihombing geram dengan Dirjen Perhubungan Udara, saat membahas jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang. Menurut Anthon, sebagai pemegang regulasi, seharusnya pihak Kemenhub tidak boleh tunduk dengan pihak maskapai. Apalagi, Lion Air satu-satunya maskapai yang selalu memiliki masalah seperti kerusakan mesin hingga delay yang sangat lama.

“Saya pernah naik, kadang-kadang itu pintu gatenya pindah ke pintu yang lainnya. Belum lagi kerusakan mesin dan delay. Gak beres,” ucap Anton dalam rapat dengar pendapat antara Komisi V DPR dengan jajaran Dirjen Kementrian perhubungan, Jakarta, Selasa (30/10/2018). Karena itu, dirinya meminta kementerian perhubungan menindak tegas jika maskapai Lion Air grup tak mentaati regulasi yang sudah dibuat dan di sepakati DPR.

“Siapa yang ada dibelakang Lion, mau besar mau gede tidak boleh penguasa tunduk oleh pengusaha. Itu kan dari Bali ke Jakarta ada someting wrong. Untuk apa itu Rp 130 Miliar. Sedih kita liatnya,” ungkap Anton lebih lanjut. Diketahui, Lion Air  JT 610 mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. [telusur]

fokus berita : #Anthon Sihombing


Kategori Berita Golkar Lainnya