01 November 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi V DPR RI Muhidin Mohamad Said mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan segera melakukan penetapan lokasi (penlok) terhadap rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Dengan pertumbuhan pariwisata yang signifikan, pembangunan bandara baru ini dapat terealisasi pada tahun 2019-2020 mendatang.

“Penetapan lokasi harus sesegera mungkin dilakukan, sehingga betul-betul bisa terealisasi. Karena pertumbuhan Bali ini sangat luar biasa, lebih dari 10 persen per tahun,” kata Muhidin usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dengan Gubernur Bali dan jajaran, serta mitra kerja Komisi V DPR RI, di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Kamis (01/11/2018).

Legislator Partai Golkar ini menilai, penetapan lokasi itu sendiri merupakan tahapan yang tersisa dari proses pembangunan bandara baru. Sehingga, dirinya mendorong dan meminta Kementerian Perhubungan, agar sesegera mungkin melakukan penetapan lokasi. Mengingat banyaknya kepentingan di Bali, khususnya sektor pariwisata.

“Bali menguntungkan, maka frekuensi penerbangan sangat luar biasa ke Bali. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah jangan sampai sudah terlalu crowded baru dilakukan (pembangunan bandara baru),” pesan legislator daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tengah itu. [kontributor Bali]

fokus berita : #Muhidin M. Said


Kategori Berita Golkar Lainnya