01 November 2018

Berita Golkar - Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengunjungi salah satu keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 di perumahan Griya Cilegon, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Rabu (31/10/2018). Selain menyampaikan belasungkawa, Tatu juga menawarkan beasiswa bagi anak korban yang terdata dalam manifest penerbangan bernama Sah Sahabudin.

Tatu bercerita, saat mendapat informasi ada musibah pesawat yang jatuh Senin (29/10/2018) pagi, ia langsung berkoordinasi dengan staf untuk mencari informasi warga Kabupaten Serang yang ikut dalam penerbangan. Hal itu lantaran akhir tahun ini ada beberapa aparatur Pemkab Serang ke luar daerah yang mendapatkan berbagai undangan dari kementerian ke luar kota.

“Pada hari kejadian (29/10/2018), saya belum mendapatkan informasi warga Kabupaten Serang ikut penerbangan pesawat Lion Air,” ujarnya. Namun pada hari kedua pasca kejadian, Selasa (30/10/2018), Tatu mendapatkan informasi ada warga Kabupaten Serang asal Kecamatan Kramatwatu yang turut menjadi korban. “Karena pada Selasa, ada dinas luar kota, baru hari ini saya mengunjungi keluar korban,” ujarnya.

Saat datang, Tatu langsung disambut tangis istri Sahabudin dan ketiga anaknya. Bahkan melihat anak bungsu yang berusia 6 tahun, Tatu langsung menggendong dan tak terelakan tangis haru mengisi ruangan tamu. Sambil menangis, Tatu meminta si bungsu bernama Anisa untuk bersabar dan mendoakan sang ayah. Tatu juga memeluk kedua anak korban lain, Angga (18 tahun) dan Bintang (12 tahun).

Tatu meminta semua anak Sahabudin untuk semangat bersekolah agar bisa membanggakan Sang Ayah. “Kami siap memfasilitasi dengan memanfaatkan bantuan beasiswa yang sudah menjadi program di Pemkab Serang. Bahkan kepada keluarga, saya menyampaikan apa pun yang bisa kami bantu, silakan sampaikan,” kata Tatu saat diwawancara wartawan.

Tatu mengajak semua warga Kabupaten Serang mendoakan korban agar bisa segera ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Serang, saya turut berbelasungkawa. Kita doakan yang terbaik untuk korban dan keluarga korban diberi kesabaran,” ujarnya.

Sekadar diketahui, korban bernama Sahabudin (42) meninggalkan istri bernama Risma Yanti dan tiga anak yakni., Angga (18), Bintang (12), dan Anisa (6). Ketiga anak tersebut masih menjalani pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). “Jika terjadi kendala biaya segera koordinasi dengan kami, agar anak-anak dari korban bisa tetap sekolah ,” tutur Ketua DPD I Partai Golkar Banten ini.

Saat mengunjungi keluarga korban, Tatu didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Ahmad Saepudin dan Camat Kramatwatu Wawan Setiawan. Dinsos turut membantu sembako untuk keluarga korban. Sementara itu, istri korban, Risma Yanti mengatakan, putra pertama sudah mendapatkan firasat berupa pesan khusus dari ayahnya sebelum kejadian tersebut.

“Ayah pernah bilang, anak-anak harus mandiri jangan mengandalkan Ayah terus karena anak-anak sudah besar,” tuturnya saat menceritakan pesan terakhir dari korban. Ia menambahkan, korban saat ini masih belum ditemukan sehingga keluarga masih menunggu kabar dari Basarnas dan pihak yang menangani musibah ini. “Kami masih menunggu kabar baik dari pihak berwajib,” ujarnya. [metaonline]

fokus berita : #Ratu Tatu Chasanah


Kategori Berita Golkar Lainnya