05 November 2018

Berita Golkar - Pemilhan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019 adalah catatan pertama sejarah bangsa Indonesia, dimana pelaksanaan Pemilihan Presiden berbarengan dengan Pemilihan Legislatif. Maka tentu, LPP RRI dan LPP TVRI harus memiliki kesiapan serius agar tidak tertinggal dengan televisi dan radio swasta dalam memberitakan pesta demokrasi bersejarah ini.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI menggelar pertemuan dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI dan LPP TVRI Provinsi Bengkulu di Aula RRI Bengkulu, Senin (05/11/2018).

Meutya menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaran Penyiaran Lembaga Penyiaran Publik, LPP berperan sebagai media informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan program sosial, serta pelestari budaya bangsa dengan senantiasi berorientasi kepada kepentingan seluruh lapisan masyarakat.

“Berpegang pada peraturan itu dan payung hukum yang lebih besar tentu Undang-Undang Penyiaran, maka lembaga penyiaran publik harus mementingkan kepentingan publik karena frekuensi juga milik publik,” ungkap legislator Partai Golkar itu. Meutya melanjutkan, RRI dan TVRI juga dituntut berperan aktif memberi kontribusi bagi daerah, dan Komisi I DPR RI sebagai mitra kerja akan terus mengawasi hal itu dan komitmen bekerja sesuai amanah dan perannya.

“Ke depan peran TVRI dan RRI tetap menjadi lembaga yang membawa misi kedamaian, persatuan dan kesatuan di tengah media mainstream yang kurang membawa kesejukan dan terus berbenah menggelorakan semangat persatuan,” imbuhnya. Meutya menyampaikan kunjungan Komisi I DPR RI ke Bengkulu untuk memastikan LPP RRI dan LPP TVRI bisa menjaga netralitasnya dalam penyiaran penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019 nanti.

“Kita berharap RRI dan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik bisa menjaga netralitasnya di tahun politik ini dan bisa memberitakan secata obyektif dan berimbang sehingga RRI dan TVRI bisa menjadi corong pemberitaan,” pesan legislator dapil Sumut itu.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Bengkulu Mirza Musa menjelaskan, program RRI siap untuk mendukung susksesnya Pemilu 2019. Dimana untuk format siaran telah disiapkan sesuai target pendengar di Programa 1, 2 dan Programa 4. “Dalam siaran berita mengedepankan prinsip kehati-hatian berdasarkan aturan kampanye Pemilu dari pihak KPU dan KPI,” terangnya. [kontributor Bengkulu]

fokus berita : #Meutya Hafid


Kategori Berita Golkar Lainnya