06 November 2018

Berita Golkar - Tiga kader Partai Golkar masih malu-malu menyatakan sikap tegas, terkait niatnya maju bertarung pada Pilwali Makassar 2020. Mereka, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar Farouk M Betta, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim, dan Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan Rusdin Abdullah.

Namun dari tiga nama diatas, Deng Ical sapaan Syamsu Rizal lebih awal mendapat lampu hijau dari Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH). NH belum lama ini menyebut Syamsu Rizal Walikota Makassar 2020. Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Golkar Sulsel Syamsu Rizal, mengatakan, bawa dia sementara fokus konsolidasi pemenangan Golkar di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

"Masih lama, terlalu cepat. Sekarang bagaimana Golkar kembali menjadi lambung suara di Sulsel. Nantilah pada waktunya. Alhamdulillah," jelas mantan Sekretaris Partai Demokrat Sulsel itu, Selasa (6/11/2018). Hal senada dikatakan Farouk M Betta yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Makassar. Menurutnya, terlalu cepat membahas Pilwali Makassar 2020. Farouk pun mengaku lebih fokus memenangkan partai dari pada yang lain.

"Saya masih fokus konsolidasi pemenangan di tingkat kecamatan. Politik itu dinamis bisa berubah kapan saja. Dipikiran saya sekarang adalah, bagaiman Golkar minimal mendapatkan sepuluh kursi dari total 50 kursi di DPRD Makassar. Jelas ada keinginan kesana," tegas Aru Senin (5/11/2018) kemarin.

Demikian halnya diungkapkan Rudal sapaan Rusdin Abdullah yang fukus bekerja untuk partainya. Namun jika diberikan lampu hijau oleh partainya, mantan calon Walikota Makassar itu siap bertarung pada Pilwali Makassar 2020. "Nanti dilihat, kalau tim kan sudah lama terbentuk, maju tidak boleh asal maju, harus ada persiapan matang. Tapi kalau dikasih, kan syarat itu," jelas Rudal belum lama ini. [tribunnews]

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya