08 November 2018

Berita Golkar - Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi telah memantapkan diri memegang teguh amanat Sunan Gunung Jati. Amanat tersebut berisi permintaan memelihara "tajug" (mushala kecil) dan fakir miskin. Sebagai langkah awal, Dedi memulai renovasi sebuah tajug Bulan Juli 2018 lalu. Kini, tajug yang berlokasi di Kampung Pungangan, Desa Rancabango, Kecamatan Patok Beusi, Kabupaten Subang, itu sudah selesai direnovasi.

“Ini amanat Kanjeng Sunan Gunung Jati. Saya sebagai warga NU harus patuh terhadap amanat itu. Tajug Al-Jabbar ini beberapa bulan kemarin berada dalam kondisi rusak. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa digunakan untuk aktivitas keagamaan dan sosial,” kata Dedi, Kamis (8/11/2018) sore. Dalam proses pembangunannya, Dedi mengatakan tajug tersebut tidak meninggalkan aspek kultur khas Sunda.

Menurut dia, hal ini juga termasuk pengamalan amanat para wali. Saat mendakwahkan Agama Islam, wali songo tetap mengamalkan perilaku kultural dalam keseharian. “Harus ada cita rasa kultur. Para wali juga begitu. Fungsinya kita kuatkan. Selain untuk mengaji anak-anak, bisa juga untuk berbagai kegiatan. Saya kira enggak masalah selama tata krama saat berada di tajug dipatuhi,” katanya.

Selain bangunan tajug, Dedi mengaku juga membangun tempat wudhu berunsur etnik di sekitar tajug itu. Tempat wudhu berada tepat di pinggir sumur timba yang secara khusus digali warga. Menurut Dedi, ia sengaja tidak membelikan pompa dan instalasi air di sumur tersebut agar anak-anak di desa itu terlatih secara mental dengan cara menimba air.

“Pakai sumur timba saja. Kita di rumah sudah serba instan, mau wudhu di rumah tinggal puter keran. Anak-anak harus dibiasakan kebiasaan berbeda. Mereka harus terlatih berusaha dulu sebelum mendapatkan air, harus mau menimba air. Nanti ke depan, mereka tumbuh menjadi generasi tangguh,” ucapnya.

Muhidin (63), guru ngaji di desa tersebut, berterima kasih atas bantuan renovasi Tajug Al-Jabbar. Menurutnya, mushala ini tidak pernah direnovasi sejak pertama kali berdiri tahun 1970. Padahal, permohonan bantuan sudah dia layangkan ke berbagai instansi dan organisasi. “Alhamdulillah, terima kasih sekali ke Kang Dedi. Ini sudah ke mana-mana cari dana tapi baru dapat dari Kang Dedi. Semoga berkah dunia akhirat, Kang,” katanya. [kompas]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya