12 November 2018

Berita Golkar - Anggota DPR RI, Maman Abdurrahman hadir dalam Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah di Kota Pontianak yang diselenggarakan di Aula Rumah Jabatan Walikota Pontianak, Senin (12/11/2018). Menurut Maman, pada dasarnya spirit pertama adalah membuat yang terbaik untuk masyarakat Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak. Dimana semua berkepentingan untuk menjaga agar selalu bersih.

"Semangat kami sebagai wakil rakyat adalah mendorong dan meminta kepada Kementrian Lingkungan Hidup, untuk betul-betul serius memperhatikan Kota Pontianak sebagai Ibu Kota Kalimantan Barat dalam hal penanganan sampah yang ada," ucap politisi muda Partai Golkar ini. Sebagai anggota komisi VII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Lingkungan Hidup, ia terus mendorong agar persoalan sampah yang ada dapat ditangani dengan baik.

Dengan penangan sampah yang baik, ia berharap Pontianak dapat memperoleh piala Adipura. Semangat inilah yang harus semua stakeholder realisasikan. Ia meyakini selama punya niat yang serius dan di komunikasikan dengan baik serta di sinergikan dengan semua stakeholder. Persoalan sampah yang ada di Kota Pontianak dapat ditangani dengan baik.

"Penanganan sampah orientasi kita agak sedikit digeser sekarang ini, kita harus ke profit oriented. karena sampah sudah tidak lagi dilihat sebagai sebuah komoditas yang jelek. Tapi sampah dilihat sebagai bahan baku energi dan dapat dibuat dengan memberikan nilai tambah lainnya," ucap Maman.

Pemerintah tengah serius menggarap bank sampah dan membuat pembangkit listrik tenaga sampah. Permasalahan di Kota Pontianak bahan baku sampah masih dianggap di bawah target yang dilihat pemerintah. "Nah Pontianak ini, suplai sampah sekitar 350-400 ton perhari, nangggung. Itulah problem yang ada, karena suplai sampah belum besar. Jadi kita berharap masyarakat melihat sampah komoditas yang bisa dikomersialkan," terangnya. [tribunnews]

fokus berita : #Maman Abdurrahman


Kategori Berita Golkar Lainnya