12 November 2018

Berita Golkar - Menjadi seorang politisi sekaligus seorang ayah menjadi beban ganda tersendiri bagi politisi senior asal Kaltim, Mahyudin. Mantan Bupati Kutai Timur ini memulai karirnya dari tingkat Kecamatan hingga menjadi politisi kawakan yang duduk sebagai wakil ketua MPR RI ini, telah bekerja keras membesarkan tiga orang anak yang tumbuh di era milenial.

Diketahui saat ini anak kedua Mahyudin, Alfi Asyari sedang berhubungan asmara dengan selebgram kontroversial, Awkarin. Selebgram yang kerap mengundang sensasi baik dari gaya berpakaian hingga kehidupan percintaannya. Awkarin yang memiliki nama asli Karin Novilda ini memiliki 3,9 juta followers di akun Instagram. Jumlah yang banyak untuk seorang selebgram bahkan lebih banyak dari beberapa artis.

Hal ini bisa dilihat menguntungkan bagi Mahyudin, yang akan maju memperebutkan kursi DPD RI di 2019 mendatang dari dapil Kaltim. Bisa juga tidak karena beban sorotan publik pada kisah asmara putra nya Alfi Asyari yang juga Selebgram. Awkarin kekasih Alfi yang aktif sebagai pengurus DPP AMPI ini juga punya haters yang cukup masif mencela banyak aktivitasnya di media sosial.

Mahyudin yang ditemui di salah satu hotel di Kota Tepian ini, tergelitik tawa dengan pertanyaan jurnalis terkait kisah asmara putranya tersebut. Ditanya pengaruh hubungan asmara putranya dengan potensi meraup suara milenial Ia pun menjelaskan. “Pertama, saya ini orang tua yang menerapkan kehidupan demokratis di keluarga, kepada anak-anak saya tidak terlalu keras. Saya hanya mengarahkan mana yang baik mana yang tidak,” ucap Mahyudin.

Politisi muda Partai Golkar ini juga menyadari bahwa posisi politik nya tidak bisa dilepaskan dengan status sosial apapun yang di lakukan anak-anaknya. Sebagai publik figur Ia mengajarkan pada anak-anaknya agar jangan sampai pergaulan mereka menimbulkan citra negatif.

“Saya tidak bisa melarang anak saya membangun hubungan asmara dengan siapapun yang mereka pilih, ini bukan zaman Siti Nurbaya lagi. Sebagai publik figur anak-anak saya ingatkan bertanggung jawab, mereka harus mampu memberi edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Diketahui sejak menjalin hubungan dengan Alfi Asyari ini, Karin Novilda terlihat punya banyak kegiatan baru dan positif. Pada tragedi bencana gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala. Awkarin terlibat menjadi relawan kemanusiaan.

Terkait potensi suara pemilih milenial yang dapat Mahyudin raup dari popularitas anak dan calon mantunya ini tak menjadi prioritas, meski Ia membenarkan potensi itu bisa digunakannya meraup suara pada pemilu 2019 mendatang. Semisal dilibatkan pada kampanye-kampanyenya. “Potensi itu ada, namanya kampanye semua potensi dilakukan sejauh tidak melanggar aturan yang berlaku, tergantung kebutuhannya nanti,” ujar nya sembari tertawa ringan.

Ia menjelaskan bahwa segmen suara milenial tidak cukup berpengaruh untuk perolehan suaranya di pemilu nanti. “Suara milenial tidak terlalu signifikan, karena pemilih saya di Kaltim ini segmennya lebih pada teman-teman lama yang mengetahui kinerja saya selama mengabdi,” pungkas Mahyudin. [beritainspirasi]

fokus berita : #Mahyudin


Kategori Berita Golkar Lainnya