11 November 2018

Berita Golkar - Politikus Senior Golkar Akbar Tandjung menanggapi soal 'Politikus Genderuwo' yang dilontarkan oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi. Akbar meyakini Politikus Genderuwo yang dimaksud adalah politik yang menebarkan rasa ketakukan kepada masyarakat. Menurut Akbar Tanjung, Jokowi melontarkan itu dengan semangat untuk memperbaiki dunia politik tanah air.

"Tapi artinya beliau tentu melihat perpolitikan kita ini masih ada yang harus kita perbaiki. Dalam rangka memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan kita sebagai bangsa," ujar Akbar, Sabtu (10/11/2018). Akbar Tandjung mengatakan dalam kontestasi politik, tujuannya memperebutkan jabatan. Karena berpolitik, ucap Akbar, hakikatnya bagaimana mendapatkan posisi politik atau memperoleh kekuasaan dan itu dilakukan dengan berkompetisi.

Namun, dalam berkompetisi ada nilai-nilai yang harus dijaga. Terutama yang berbasis pada nilai-nilai negara. "Terutama pada nilai pancasila, nilai kekeluargaan, kebersamaan, solidaritas, itu salah satu hal yang harus kita jaga, jadi walaupun ada kompetisi tetap berbasis pada nilai yang menggambarkan niat ke-Indonesiaan kita," ucapnya.

Pernyataan Jokowi soal politikus genderuwo menjadi pergunjingan di publik. Disampaikan Jokowi saat melakukan kunjungan di Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018). Politikus genderuwo adalah sindiran kepada politikus yang suka menyebar propaganda dan ketakutan kepada masyarakat di tahun politik ini. [tribunnews]

fokus berita : #Akbar Tandjung


Kategori Berita Golkar Lainnya