12 November 2018

Berita Golkar - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia bersama mitra kerjanya komisi VII DPR RI menyerahkan bantuan sedikitnya 30 unit sepeda motor sampah roda tiga kepada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Bantuan motor sampah ini dalam rangka pelaksanaan pengelolaan sampah, menuju Indonesia bersih dari sampah tahun 2025.

Penyerahan motor sampah secara simbolis dilakukan Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Sinta Saptarina Soemiarno didampingi anggota DPR RI komisi VII, Gandung Pardiman di komplek Graha Gandung Pardiman center, Karang Tengah, Imogiri, Bantul, Minggu (11/11/2018).

Bantuan itu diterima langsung perwakilan dari masing-masing kelompok dan Pemerintah Kabupaten. Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3 Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3, Sinta Saptarina Soemiarno, mengatakan program bantuan armada yang difungsikan sebagai pengangkut sampah itu merupakan program nasional.

Untuk wilayah DIY, pembagian bantuan atas inisiatif baik dan partisipasi aktif anggota DPR RI komisi VII, Gandung Pardiman. "Untuk wilayah DIY, kita serahkan bantuan ada 30 armada pengangkut sampah yang kita sebar di tiga Kabupaten, Bantul, Sleman dan Gunungkidul," tuturnya, Minggu (11/11/2018) Tujuan penyerahan bantuan sepeda motor sampah ini, kata Sinta, supaya ada infrastruktur yang khusus menangani pengolahan sampah di masyarakat.

Menurut dia, sampah adalah persoalan yang sangat komplek. Dalam sehari, Sinta menyebutkan, setiap orang mampu memproduksi sedikitnya 0.7 kg sampah. "Dalam kalkulasi, tempat pembuangan akhir sampah sudah tidak sanggup menampung," ujar dia. Sebab itu, sesuai Peraturan Presiden nomor 97 tahun 2017, Kementerian LHK menggalakkan program kebijakan dan strategi pengelolaan sampah, baik sampah rumah tangga maupun sejenis rumah tangga.

Program ini mengharuskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan pengelolaan sampah 70 persen dan mengurangi produksi sampah sebanyak 30 persen. "Jadi akan ada pengurangan penggunaan plastik, bahan daur ulang dan pemanfaatan kembali sampah. Melalui 3 R, Reuse, Reduce, Recycle," jelasnya.

Anggota komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, mengatakan, ia mengajukan bantuan lebih dari 30 unit sepeda motor sampah untuk masyarakat Yogyakarta. Namun, baru bisa dikabulkan sebanyak 30 unit. Kendati masih kurang, Gandung mengaku gembira karena penerima bantuan kebanyakan kelompok anak-anak muda, kaum milenial."Anak muda ini akan terus kita kawal sampai sukses, baik management maupun pengolahan sampah," ungkap dia.

Kedepan, politisi partai Golkar ini mengaku akan membuat lomba kreatifitas pengolahan sampah dengan hadiah puluhan juta rupiah. Tujuannya, supaya anak-anak muda lebih kreatif dalam mengolah sampah. Sehingga, kelompok anak muda ini dapat merasakan kemanfaatan dari sampah. "Kami ingin dorong, bahwa sampah bukan hanya sebatas limbah, tapi bisa bermanfaat dari sektor ekonomi," tutupnya. [tribunnews]

fokus berita : #Gandung Pardiman


Kategori Berita Golkar Lainnya