20 November 2018

Berita Golkar - Masa kampanye Pemilu serentak 2019 yang mencapai enam bulan yakni 23 September 2018 hingga 13 April 2019 dinilai terlalu lama. Menurut Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), waktu enam bulan masa kampanye cukup melelahkan dan menghabiskan energi.

"Selain itu, lamanya kampanye membuka ruang konflik para pihak yang sedang bersaing. Kalau kita lihat kondisi terakhir saling serang, bahkan sudah mengarah personal. Ini sangat menghawatirkan bagi keutuhan bangsa," ujar politikus Partai Golkar itu dalam kunjungan Penyerapan Aspirasi dan Peresmian Posko Bamsoet di Jalan P. Tendean Nomor 52 Kebumen, Selasa (20/11/2018).

Untuk itu, Bamsoet menyampaikan pentingnya evaluasi masa kampanye. Berbagai kondisi saat ini akan menjadi bahan evaluasi bagi anggota DPR RI periode mendatang. Masa kampanye sekarang yang begitu panjang perlu dikoreksi, agar pada Pemilu 2024 paling lama tiga bulan saja. Selain evaluasi masa kampanye, pihaknya mendorong peningkatan ambang batas partai peserta Pemilu. Hal ini agar jumlah partai politik tidak terlalu banyak.

Reses dan Penyerapan Aspirasi dihadiri para sesepuh Partai Golkar Kebumen. Hadir Ketua DPD II Partai Golkar Kebumen Halimah Nurhayati, Sekretaris Lulus Tri Paryadi dan jajaran pengurus DPD, Ketua Pengurus Kecamatan (PK), dan para calon legislatif (caleg) DPRD dari Partai Golkar. Sedang peresmian posko ditandai potong tumpeng oleh Bamsoet yang diserahkan kepada Halimah Nurhayati.

Lebih lanjut, Bamsoet menyampaikan saat ini masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi ke DPR tidak perlu lagi jauh-jauh. Masyarakat dapat menyampaikan mengunakan telepon pintar melalui aplikasi DPR Now. Selain memberi kemudahan menyampaikan aspirasi masyarakat juga dapat memantau langsung rapat DPR melalui video streaming.

“Sudah bukan zamannya anggota DPR hanya datang, duduk, diam dan ujung-ujungnya duit. Kini masyarakat dapat melihat langsung kinerja DPR, sehingga yang tidak menghasilkan kerja nyata jangan harap dapat terpilih lagi,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Kebumen Halimah Nurhayati menjelaskan bahwa Posko Bamsoet merupakan rumah rakyat. Pihaknya juga menyampaikan agar semua anggota dan kader Partai Golkar dapat bekerjasama satu sama lain. “Jangan sampai saling serang, kompak dan kerjasama dengan baik,” ucapnya. [suaramerdeka]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya