21 November 2018

Berita Golkar - Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan, politik dalam demokrasi Pancasila menegaskan ajaran agama adalah ruh kehidupan politik. “Dengan demikian, ketika agama ini menjadi ruh politik, maka nilai luhur ajaran agama menjadi moral politik, bukan alat politik,” kata Agun di hadapan anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis, Rabu (21/11/2018), di Gedung Puspita.

Agun mengungkapkan, ketika agama menjadi moral politik, kehidupan politik juga kehidupan berbangsa dan bernegara akan penuh nilai-nilai kejujuran, sopan santun, saling menghargai, tidak caci maki dan kehidupan yang penuh dengan etika. “Itulah cerminan pengamalan nilai luhur ajaran agama sesungguhnya. Mengkritik bukan menghujat, mengingatkan bukan mencaci, merangkul bukan memusuhi, silih asih bukan membenci,” tandasnya.

Menurut Agun, akan menjadi lain jika agama dijadikan alat politik. Maka politik akan saling menyalahkan dan merasa benar sendiri. Ini akan menimbulkan kegaduhan, karena satu sama lain saling menyalahkan dan merasa benar sendiri. “Mari kita jadikan nilai luhur agama sebagai sumber moral kehidupan politik. Dengan demikian, energi politik kita akan tersalurkan ke arah pembangunan bangsa dan negara yang labih baik, maju dan sejahtera,” pungkasnya. [harapanrakyat]

fokus berita : #Agun Gunandjar


Kategori Berita Golkar Lainnya