22 November 2018

Berita Golkar - Kampanye politik tentu tidak hanya dengan berorasi di atas panggung yang dihadiri ribuan massa. Namun, ngobrol santai di sebuah kedai juga bisa jadi media menarik simpati masyarakat. Seperti yang dilakukan Sekjen DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres Joko Widodo - Ma'ruf Amien, Lodewijk Freidrich Paulus.

Bersama Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding, Lodewijk, Rabu (21/11/18) malam, ngobrol santai sambil menikmati kopi dan sate menyosialisasikan agenda politik 2019 di Warung Sate Tegal di Telukbetung, Bandarlampung. Mantan Danjen Koppasus itu mengenalkan strategi politik capres Jokowi dengan istilah canvassing. Bertemu warga, mengajak ngopi bareng sambil menyerap aspirasi mereka.

Siang sebelumnya, ia roaoadshow dengan kegiatan serupa juga dilakukan di RM Pindang Ria, Jl. Ahmad Dahlan, Pahoman, Bandar Lampung. Strategi ini dimulai dari Lampung dan bakal ia diterapkan untuk memenangkan Pemilu 2019, baik untuk Pileg dan Pilpres.

Canvassing merupakan langkah meminta dukungan dengan cara blusukan dan bertatap muka langsung dengan masyarakat. "Kami akan canvassing ke sejumlah lolkasi di Bandarlampung," kata Lodewijk. Canvassing, bisa diartikan sebuah inisiasi sistematis melalui kontak individu, yang biasanya digunakan selama kampanye politik. "Istilah canvasing ini sebenar sering dipakai kegiatan bisnis," kata Lodewijk F. Paulus.

Canvassing ini ilmunya orang dagang (teori marketing). Kalau yang pernah jadi sales pasti tahu apa itu nganvas,” kata Sekjen DPP Partai Golkar yang kini menjadi Calon Anggota Legislatif Lampung Satu nomor urut satu. Metode itu, kata Lodewijk banyak digemari calon pemilih. Karena rakyat bisa bertatap muka langsung, dalam suasana yang akrab. Semua masalah di ruang publik bisa didebat, ditanya, bahkan bisa ditolak seandainya ada konstituen tidak sepakat.

Lodewijk memilih metode nganvas dalam rangka kampanye Pilpres dalam tiap kali kunjungan ke daerah-daerah se Indonesia. Selain efektif, ternyata ia menjadi tahu apa kemauan rakyat. Di Lampung, metode canvassing sangat memungkinkan karena banyak tempat tempat nongkrong anak muda. Mulai dari pengurus partai tingkat ranting, cabang, pengurus daerah kota/kabupaten hingga tingkat pengurus bisa melakukanya.

Hanya saja, sambung Lodewijk, strategi canvassing itu belum di-launching. Saat ini masih dipersiapkan untuk peluncuran program tersebut.

Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus menjadi Sekjen Golkar menggantikan Idrus Marham setelah kepengurusan DPP Partai Golkar diumumkan Airlangga Hartarto selaku ketua umum di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018). Lodewijk punya rekam jejak politik di Lampung. Dia pernah menjadi Plt.Ketua DPD Partai Golkar Lampung, saat transisi ketua DPD Golkar masih dijabat M. Alzier Dianis Thabranie.

Sebelum memasuki dunia politik, Lodewijk adalah perwira tinggi di TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer pada tahun 1981. Ia banyak mengisi posisi penting di Kopassus. Di sana, ia sempat menjadi komadan pasukan elite Kopassus yakni Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) 81. Lodewijk juga pernah menjabat Komandan Jenderal Kopassus pada tahun 2009.

Kemudian, pada 2011 ia menjabat Pangdam I Bukit Barusan. Lodewijk memasuki masa pensiun pada tahun 2015. Sejak itulah ia terdaftar sebagai kader Golkar. Jabatanya, ketika awal di Golkar adalah (tahun 2016), Koordinator Bidang Kajian Strategis DPP Partai Golkar. [inilampung]

fokus berita : #Lodewijk Paulus


Kategori Berita Golkar Lainnya