26 November 2018

Berita Golkar - Sibuk dalam dunia politik sempat membuat Wakil Ketua MPR periode 2014-2019, Mahyudin menanggalkan hobi naik gunungnya. Sempat vakum cukup lama, Mahyudin akhirnya kembali mendaki pada Oktober lalu. Tak muluk-muluk, tujuan kali ini ke Gunung Gede-Pangrango, Bogor yang dekat dari Jakarta.

"Untuk mendaki gunung lagi baru kesampaian sekarang ini. Cita-citanya sudah lama di gantungkan," ungkap pria kelahiran Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, 8 Juni 1970 itu beberapa waktu lalu. Selain Gunung Gede, beberapa gunung lain yang pernah ia daki adalah Gunung Papandayan dan Puncak Mangkuris, Kalimantan Timur.

Kini pria 48 tahun itu punya mimpi untuk mendaki tujuh puncak di pulau Jawa, sebelum ulang tahunnya ke-50 tahun. Saat ke Pangrango, Mahyudin awalnya sempat ragu apakah dia bisa sampai naik ke puncak gunung tersebut atau tidak. "Tapi dengan tekad dan semangat akhirnya bisa sampai juga," ujar politisi muda Partai Golkar ini.

Ketika sampai di puncak, Politisi Partai Golkar itu merasakan betapa besarnya kekuasaan kasih sayang Allah SWT. Hal itu yang membuatnya merasakan begitu kecil di hadapan yang Maha Kuasa. "Intinya mendaki gunung sampai di puncak ketinggian mengajarkan rasa rendah hati," kata mantan Bupati Kutai Timur ke-2 itu menegaskan.

Lalu pengalaman Mahyudin saat di tengah pendakian mendapati trek cukup curam, sempat membuatnya ragu. Namun panorama perjalanan mendaki yang begitu indah menguatkannya. Ternyata benar, lanjut Mahyudin, rasa lelah tadi terbayarkan dengan keindahannya.

Belum lagi, pengalaman luar biasa bagaimana kebersamaan dan juga keramahan sesama pendaki. "Setiap bertemu dengan pendaki lain, kita selalu bertegur sapa walaupun tidak saling mengenal. Ada rasa kekeluargaan yang hangat antara sama-sama pendaki," pungkasnya. [gatra]

fokus berita : #Mahyudin


Kategori Berita Golkar Lainnya