25 November 2018

Berita Golkar - DPD II Partai Golkar Gresik ingin mengulang sukses di pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Golkar, pernah sukses sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak pada pileg 2014. Yakni, 11 kursi di DPRD Gresik. Di pileg 2019, Golkar menargetkan 15 kursi. "Kami telah menyiapkan kerja keras dan karya nyata. Untuk menuju kesana, ada empat tahapan yang dilakukan," ujar Ketua DPD II Partai Golkar Gresik, Ahmad Nurhamim, Minggu (25/11/2018).

Empat tahapan agar target kursi di DPRD terpenuhi yang dimaksud Ahmad Nurhamim, pertama tahap konsolidasi. Kedua, tahap kaderisasi, ketiga penggalangan serta pemenangan pemilu 2019. Tahap konsolidasi telah dilakukan pada 2016, tahap kaderisasi pada 2017 dengan diawali training of trainer (ToT), tahap penggalangan pada 2018 untuk menentukan berapa kursi, dan tahap pemenangan Pemilu 2019.

Baca juga: Al-Hidayah Santuni Puluhan Yatim Piatu di Pangkahkulon, Golkar Gresik Angkat Jempol

"Dari 356 desa se-Kabupaten Gresik kami sudah memetakan perolehan suara Golkar. Sedangkan menghadapi Pileg 2019, Golkar Gresik ingin kembali mengukir sejarah di Pileg 2014 meraih 11 kursi, dan mampu mendudukan kader kami di jabatan Ketua DPRD," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk memenangkan pemilu tahun depan, Golkar Gresik telah membuat strategi perzona. Ada Bacaleg penugasan masing-masing ditugaskan mendapatkan 10 ribu masa tergalang. Dan, Bacaleg perintah yang rata-rata perempuan untuk pemenangan. "Dari DPT atau daftar pemilih tetap sebanyak 920 ribu, diambil 225 ribu sangat realistis. Ini bukan sombong," tambahnya.

Baca juga: Golkar Gresik Curiga Penangkapan Eni Saragih Konspirasi Terkait Divestasi Freeport

Kendati demikian, Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu mengimbau agar sesama Bacaleg tidak saling menjelekkan, membunuh karakter, menusuk dari belakang sesama Bacaleg Golkar. "Yang kita tekankan bersaing merebut suara rakyat bukan merebut suara sesama partai," papar Ahmad Nurhamim.

Pada kesempatan itu, DPD Partai Golkar siap memenangkan perolehan suara pasangan Capres Joko Widodo dan Cawapres KH.Ma'ruf Amin di Pilpres tahun depan. [beritajatim]

fokus berita : #Ahmad Nurhamim


Kategori Berita Golkar Lainnya