30 November 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR RI Jerry Sambuaga angkat suara terkait rencana kerja sama Amerika Serikat (AS) dan Australia membangun pangkalan Angkatan Laut baru di Papua Nugini. Jerry meminta Pemerintah mewaspadai militerisasi di kawasan Asia Pasifik seperti rencana AS tersebut. Sebelumnya, Wakil Presiden AS Mike Pence berkunjungan ke Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018) lalu.

Pence menyebut pembangunan pangkalan angkatan laut itu untuk melindungi kedaulatan dan hak-hak maritim negara di wilayah Pasifik. Namun, Jerry menilai, upaya AS itu perlu dikaji secara mendalam. “Kami pikir, ini akan mempengaruhi dan mengganggu stabilitas politik kawasan Pasifik dan di Asia Tenggara. Papua Nugini ini kan perbatasan Indonesia, apapun itu secara geopolitik politik banyak mempengaruhi Indonesia,” kata Jerry.

Baca juga: Jerry Sambuaga Minta Kedaulatan Papua Dikawal Lebih Intensif Di Level Internasional

Menurut legislator Partai Golkar itu di sela-sela pertemuan Asian Parliamentary Assembly (APA) di Istanbul, Turki, Jumat (30/11/2018), tidak boleh dilakukan apapun di kawasan itu, termasuk demiliterisasi kawasan. Karena menurutnya, itu menjadi kawasan netral. Jika itu bisa dilakukan, akan sesuai sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas tekanan dan intervensi dari negara manapun.

“Jika ada negara yang ingin membangun pangkalan militer di wilayah berdaulat, bisa mengganggu negara di kawasan itu. Itu sedikit banyak mempengaruhi stabilitas politik di sekitar kawasan, termasuk Indonesia. Bagi saya, sebaiknya dikaji kembali agar itu tak dijadikan komoditas politis,” ungkap Jerry. Untuk itu, lanjut legislator dapil Sulawesi Utara itu, pemerintah perlu melihat secara komprehensif untuk mengkaji seberapa penting AS melakukan itu. [kontributor khusus]

fokus berita : #Jerry Sambuaga


Kategori Berita Golkar Lainnya