29 November 2018

Berita Golkar - Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi turut serta mencari dan mengevakuasi korban tanah longsor di Purwakarta. Mantan Bupati Purwakarta ini tampak sudah berada di lokasi bencana sejak Rabu (28/11/2018) subuh. Kang Dedi, sapaan Dedi Mulyadi turut terlibat proses evakuasi korban tanah longsor yang terjadi di Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta Selasa (27/11/2018) malam.

Dengan menggunakan cangkul dan sejumlah bilah bambu, Dedi turut membersihkan material tanah yang menimbun tiga rumah di kawasan itu bersama warga sekitar dan petugas terkait. “Biasa ini mah ikut bobolokot (kotor berkalang tanah). Bagaimanapun kita harus membantu para korban dan keluarganya. Lalu, harus ada pemulihan lingkungan di sekitar daerah ini,” kata Dedi, Rabu (28/11/2018).

Sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema bantuan untuk keluarga korban meninggal dan korban luka-luka. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Kabupaten Purwakarta.

“Saya perintahkan Fraksi Golkar untuk membantu memperbaiki rumah yang terkena longsoran tanah. Kemudian, harus ada telaah kontur tanah di sini agar warga tidak tinggal di daerah rawan. Apalagi sekarang musim hujan, kondisi alam harus kita perhatikan,” paparnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono menjelaskan, terdapat sembilan korban bencana tanah longsor tersebut. Empat orang di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni pasangan suami istri Abah Bakri (90) dan Mak Acem (87), serta Iwan (30) dan Intan (7). Iwan dan Intan yang merupakan ayah dan anak baru ditemukan pada pukul 09.00 WIB.

“Kami mulai evakuasi tadi malam sekitar Pukul 21.00 WIB. Dua korban meninggal yang terakhir alhamdulillah berhasil ditemukan. Baik korban meninggal maupun korban luka-luka kita bawa ke RSUD Bayu Asih,” kata Wahyu. Sementara lima korban lainnya mengalami luka berat akibat longsoran tebing tanah itu yakni Yanti (25), Yeyet (45) dan Ima (25). Dua lainnya masih berusia anak-anak, yaitu Dede (12) dan Ridwan (5).

Lokasi bencana yang sulit diakses tidak memungkinkan evakuasi menggunakan alat berat. Untuk itu, dinas terkait bersama warga dan Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menggunakan alat seadanya. Ditambah, alat floating pump untuk menyemprotkan air dari saluran irigasi tepat ke runtuhan tanah. [beritasatu]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya