04 Desember 2018

Berita Golkar - Partai Golkar tak mau lagi dikaitkan dengan Presiden kedua RI Soeharto dan rezim Orde Baru. Itu terbukti dari reaksi Golkar terhadap pernyataan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah yang menjuluki Soeharto guru korupsi Indonesia. Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan partainya sudah tidak ada lagi urusan dengan Pak Harto.

Dia pun menyerahkan urusan kasus tersebut kepada Partai Berkarya yang dihuni anak-anak Soeharto. "Biarlah itu urusan Partai Berkarya," ujar Lodewijk di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/11/2018). Dia mengakui, Soeharto memang berperan penting dalam sejarah partai. Mulai dari Golongan Karya yang bertansformasi menjadi partai politik memang dibentuk Soeharto di masa Orde Baru.

Baca juga: Canvassing, Gaya Kampanye Merakyat Ala Lodewijk Freidrich Paulus

Hanya saja, kata dia, citra Soeharto di Partai Golkar secara perlahan sudah luntur. Bahkan sudah tidak ada lagi seiring putri Soeharto, Siti Hediati Hariyadi yang berpindah ke partai besutan adiknya, Hutomo Mandala Putra. "Dengan bergabungnya seluruh putra-putri Pak Harto ke Partai Berkarya sebetulnya stigma itu terkikis dari Partai Golkar," tukasnya. [jpnn]

fokus berita : #Lodewijk Paulus


Kategori Berita Golkar Lainnya