15 Desember 2018

Berita Golkar - Anggota Komisi X DPR Marlinda Irwanti berharap Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK) menjadi garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, sejak usia dini, anak-anak dapat diberikan pelajaran praktek saling bersosialisasi, berempati, mengembangkan nilai-nilai tenggang rasa dan toleransi untuk menjaga NKRI sesuai dengan usia mereka.

“Saya rasa Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak perlu untuk mengembangkan diri, menimba ilmu, dan mempelajari berbagai pengetahuan tapi tidak untuk paham radikal, karena radikalisme bertentangan dengan pancasila dan kebhinekaan,” pesan Marlinda, Jumat (14/12/2018).

Baca juga: Marlinda Irwanti Ajak Siswa SMK Muhammadiyah Pekalongan Tangkal Hoaks Dengan Literasi

Selain itu, legislator Partai Golkar ini juga menyampaikan mengenai dampak negatif dari media sosial. “Penyebaran radikalisme melalui media sosial sangat efektif, karena media sosial mampu menjangkau ruang privat siapa saja yang menjadi penggunanya,” imbuh Marlinda.

Ia menambahkan, di ruang privat para pengguna media sosial yang bentengnya rapuh mudah terpengaruh pemikiran radikalisme. Untuk itu, perlu membangun benteng Pancasila dikalangan guru sebagai pendidik, agar paham radikalisme sehingga tidak tumbuh dan berkembang.

Baca juga: Tangkal Radikalisme, Marlinda Irwanti Ingin Jadikan Kampus Laboratorium Kebhinnekaan

Marlinda menilai, dengan mensosialisasikan empat pilar di lingkungan guru sebagai upaya membangun benteng guna menangkal radikalisme. Ia mengajak seluruh Guru IGKT, khususnya di Kabupaten Batang untuk bijak memanfaatkan media sosial. “Media sosial sebaiknya digunakan untuk hal positif, berargumentasi secara akademis bukan untuk memecah belah bangsa,” tegas legislator dapil Jawa Tengah ini. [kontributor Jateng]

fokus berita : #Marlinda Irwanti


Kategori Berita Golkar Lainnya