15 Desember 2018

Berita Golkar - Komisi I DPR melakukan kunjungan ke kantor Facebook (FB) dan whatsApp di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (14/12/2018). Kunjungan tersebut menindaklanjuti laporan adanya data yang bocor yang berimplikasi pada 1 juta pengguna FB di Indonesia. Kunjungan itu dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Satya Widya Yudha yang didampingi Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyari (FPKS). Mereka diterima Executive VP Golbal Affairs Victoria Grant.

"Untuk menindaklanjuti adanya data yang bocor oleh konsultan FB Cambridge Analytica yang berimplikasi pada 1 juta pengguna FB di Indonesia," kata Satya Widya Yudha, Sabtu (15/12/2018). Turut hadir kunjungan itu anggota Komisi I DPR Meutya Hafid (Fraksi Golkar), Dave Laksono (Fraksi Golkar), Evita Nursanti (Fraksi PDIP), Charles Honoris (Fraksi PDIP), Budi Youyastri (Fraksi PAN), Darizal (Fraksi Demokrat), Jazuli Juwaini (Fraksi PKS).

Baca juga: Hindari Salah Paham, Satya Widya Yudha Minta BIN Ungkap Kriteria Penceramah Radikal

Mereka juga berdiskusi mengenai tanggungjawab pihak Facebook terhadap konten hate speech (ujaran kebencian) dan berita bohong alias hoaks serta perlindungan data pribadi pengguna FB. Topik pembahasan juga menyangkut data localization, di mana operasi FB di Indonesia. Otoritas Indonesia mempunyai full access terhadap data-data baik di FB maupun whatsApp.

"Ini masih dibicarakan karena menyangkut data privacy serta hak-haknya. Maka urgensi Indonesia harus segera membahas mengenai UU Perlindungan data pribadi, yang gagal diusulkan pemerintah ke DPR di tahun 2018 ini karena batasan quota pengajuan RUU dari Pemerintah. Semoga tahun 2019 bisa dilaksanakan," ucap dia. [detik]

fokus berita : #Satya Widya Yudha #Meutya Hafid #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya