22 Desember 2018

Berita Golkar - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) mengaku prihatin dan menyesalkan perlakuan diskriminatif yang dilakukan oleh pemerintah China terhadap kaum muslim di Uighur China. Ia meminta pemerintah Republik Indonesia mengambil langkah diplomatik tegas untuk membantu kaum muslim tersebut.

"Saya menyesalkan perlakuan diskriminatif dan tindakan sewenang-wenang yang dilakukan pemerintah China terhadap saudara-saudara kita sesama Muslim di provinsi Uighur China yang menunjukkan tidak adanya kebebasan di dalam menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing," ujar ARB dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/12/2018).

Baca juga: Inilah 7 Politisi Terkaya Di Indonesia Tahun 2018, Aburizal Bakrie Ada Di Puncak

Ia mengatakan kasus ini pelanggaran hak asasi manusia. Bahkan menurutnya termasuk dalam penindasan sebagaimana yang tertulis dalam piagam HAM dalam PBB. "Serta merupakan pelanggaran dan bahkan penindasan terhadap Hak Azasi Manusia sebagaimana piagam HAM-PBB," ucap mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Untuk itu, ia mendesak pemerintah mengambil langkah tegas kepada China dan tidak perlu ragu menyelamatkan kaum muslim di Uighur China. "Oleh karena itu sebagai bangsa yang cinta damai dan menjunjung nilai Pancasila kami mendesak pemerintah Republik Indonesia melakukan langkah diplomatik yang tegas dan tidak ragu-ragu untuk membantu dan menyelamatkan saudara kita muslim Uighur dari tindakan sewenang-wenang," kata ARB.

Baca juga: Aburizal Bakrie Ajak Semua Kader Kerja Keras Menangkan Golkar di Pileg 2019

Sebelumnya kondisi masyarakat suku Uighur di China jadi sorotan publik di Indonesia belakangan ini. Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Kedubes China pada Senin (17/12). Kemlu meminta China terbuka soal kondisi suku Uighur.

"Dalam hal ini Kedubes RTT (Republik Rakyat Tiongkok) juga menyampaikan komitmen RRT terhadap perlindungan HAM, dan sependapat bahwa informasi mengenai kondisi masyarakat Uighur perlu diketahui oleh publik," kata jubir Kemlu Arrmanatha Nasir dalam konferensi pers di Tjikini Lima Restaurant & Cafe, Jl Cikini 1, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018). [detik]

fokus berita : #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya