20 Desember 2018

Berita Golkar - Fungsionaris Partai Golkar yang juga Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Nomor Urut 2, Haris Kusworo memberikan pendidikan politik perempuan di Desa Kutasari, Rabu (19/12/2018). yang diikuti 150 orang dari berbagai elemen di Kabupaten Banyumas. Haris mengatakan, pendidikan politik perempuan dilakukan karena ia menyadari kaum hawa memiliki peran yang cukup penting dalam sejarah perjalanan bangsa.

Bahkan di era perjuangan kemerdekaan terdapat pemimpin pergerakan dari kalangan perempuan seperti Cut Nyak Dien dan R.A Kartini. Oleh karena itu, nilai-nilai perjuangan tersebut harus dipahami oleh kaum hawa sesuai konteks perubahan zaman. Kini, perempuan seyogyanya terlibat secara aktif dalam setiap proses politik, khususnya pemilu 2019.

Karena itu, sangat penting pendidikan politik bagi perempuan, agar semakin banyak perempuan melek politik dan memahami posisinya sebagai perempuan juga tidak kalah penting dengan kaum pria. Fakta menunjukkan, sudah banyak perempuan yang mampu berkiprah melebihi pria. “Perempuan biasanya memiliki modal sosial yang cukup besar sehingga mempunyai peluang cukup besar dalam politik”, katanya.

Karena itu, perempuan harus menyadari bahwa keberadaannya sangat penting dalam proses politik. Karenanya, harus terlibat aktif. “Partai Golkar ingin memberikan peningkatan pemahaman, kapasitas dan peran perempuan. Supaya mampu secara aktif berproses dalam Pemilu 2019 nanti. Mereka mempunyai jaringan sosial yang luas. Potensi-potensi ini harus diketahui dan disadari oleh perempuan,” ujarnya.

Sebab, menurutnya sampai saat ini kesadaran perempuan akan hal tersebut belum merata. Hanya sebagian kecil di kalangan terdidik. Meskipun sudah mulai banyak aktivis perempuan yang terus memperjuangkan kapasitasnya dalam pemerintahan dan politik di Indonesia. Proses pemahaman tersebut yang tengah menjadi perhatian Partai GOLKAR.

Dengan adanya pendidikan politik, Haris berharap perempuan akan semakin melek politik dan semakin memahami setiap prosesnya. Sehingga perempuan akan menjadi teman diskusi yang baik saat membicarakan politik. Sementara itu, narasumber lainnya, aktivis perempuan Laila Mardliyyah, M.Pd. mengatakan peran perempuan dalam  politik sangat penting. Karena pemilih perempuan kuantitasnya lebih banyak dari pemilih pria.

“Dengan kuantitas tersebut seharusnya perempuan bukan sekadar menjadi aset, tapi juga harus memiliki nilai tawar. Bagaimana memanfaatkan suara untuk memilih calon legislatif yang memiliki program berpihak kepada kaum perempuan. Supaya ke depannya kaum perempuan menjadi lebih sejahtera dengan legislatif yang pro perempuan,” katanya. [kontributor Jateng]

fokus berita : #Haris Kusworo


Kategori Berita Golkar Lainnya