24 Desember 2018

Berita Golkar - Empat pengurus Partai Golkar asal RW 09, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi hingga kini belum diketemukan setelah digulung ombak Tsunami di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (22/12/2018). Hanya satu orang yang ditemukan dan mengalami luka patah tulang di bagian tangan.

“Dari lima orang yang ada di Anyer, satu orang ditemukan selamat. Empat orang lagi masih hilang,” kata Lurah Medan Satria, Isnaeni, Minggu (23/12/2018). Isnaeni mengaku, mereka yang hilang bernama Masnadi (Ketua PL Golkar), Soleh, Nurhasan dan Sulaiman. Sementara, korban selamat atas nama Nurdin mengalami patah tulang, sehingga mendapat perawatan di Puskesmas Cinangka, Kabupaten Serang.

Baca juga: Inilah Profil Singkat Walikota Bekasi Rahmat Effendi

Kelima korban itu, kata Isnaeni, berada di Pantai Anyer untuk mengadakan acara Family Gathering Partai Golkar Pejuang. Mereka berangkat dari Kota Bekasi Sabtu (22/12/2018) bersama 60 orang lainnya. Rencananya mereka akan kembali Minggu (23/12/2018). Menurut cerita sebelum kejadian, kelima korban sedang memancing pada Sabtu malam di dermaga Pantai Anyer.

Sedang, rombongan lainnya istirahat di penginapan. Tapi secara mendadak, gulingan ombak langsung menyapu mereka dari dermaga. Nurdin, berhasil menyelamatkan diri, sedang empat rekannya tak diketahui kemana. Hingga akhirnya Nurdin meminta pertolongan dengan berteriak. “Nurdin tangannya patah karena terbentur batu saat tergulung ombak,” tutup Isnaeni. [viva]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya