28 Desember 2018

Berita Golkar - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menyebut Partai Golkar penyokong Jokowi-Ma'ruf yang tersolid. Model kampanye Golkar menjadi pertimbangannya. "Kalau dilihat dari sisi partai-partai pendukung Pak Jokowi, Golkar relatif solid mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf dan capaian kerjanya pada Pilpres 2019,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Jumat (28/12/2018).

Penilaian Burhanuddin didasarkan pidato politik refleksi akhir tahun Partai Golkar yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Dia melihat, apa yang diungkapkan Airlangga mencerminkan soliditas kekuatan masif gerbong partai besar. Golkar, lanjut Burhanuddin, juga memberi pengaruh poisitif terhadap Jokowi sejak menyatakan dukungannya ke pemerintahan, khususnya di parlemen.

Baca juga: Setahun Partai Golkar Di Bawah Airlangga Hartarto Ibarat Bohemian Rhapsody

Menurut dia, gonjang–ganjing pemerintah dengan parlemen di tahun pertama kepemimpinan Jokowi seakan sirna sejak dukungan tersebut. "Konstelasi politik berubah total dan Pak Jokowi di pemerintahan relatif lebih mudah mendapatkan persetujuan politik dari parlemen berkat Golkar," ujar Burhanuddin.

Burhanuddin menambahkan, andil Relawan Golkar Jokowi (Gojo) juga tak bisa dikesampingkan. Cara berkampanye Gojo dengan media sosial secara masif membuat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dan Partai Golkar terus meningkat. "Kampanye Golkar dan Jokowi-Ma'ruf yang diinisiasi Relawan Gojo dengan terobosan inovasinya, tentunya memiliki keuntungan elektoral untuk Partai Golkar maupun Jokowi-Ma'ruf," dia menandasi. [liputan6]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya