29 Desember 2018

Berita Golkar - PLN Rayon Limboto akhirnya memutus arus listrik kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo. Pemutusan dilakukan karena rekening pembayaran selama lima bulan kantor itu masih menunggak. “Benar pak, PLN memutuskan arus listik ke Kantor DPD II kemarin. Kantor mereka menunggak pembayaran lima bulan. Jika dihitung jumlahnya sekitar Rp. 6 juta,” ujar Ramawati Datau, Manager Rayon PLN Limboto, Minggu (29/12/2018).

Menurut Ramawati, pemutusan arus listrik ini sebagai sikap tegas terhadap pelanggan yang menunggak bayar tagihan. Pihaknya mengaku telah melakukan peringatan beberapa kali, tapi pembayaran tak juga direalisasikan. Menurut Ramawati, beberapa hari sebelum pemutusan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Ketua DPD II Dadang Hemeto terkait pelunasan tunggakan.

Baca juga: Roem Kono Salurkan Mobil Berpendingin dan Akses Dana Bagi Nelayan Gorontalo

Tapi setelah dilakukan pengecekan di kantor PLN, ternyata belum dibayar juga. Karena itu PLN langsung melakukan pemutusan listrik. “Jika sesuai standar operasinal prosedur pembayaran listrik, seharusnya pada tanggal 20 di bulan berjalan. Melewati tanggal itu kami putuskan, apalagi yang sudah lima bulan lamanya,” ungkap Ramawati.

Saat dikonfirmasi di kantor DPD II Partai Golkar, salah satu pengurus partai yang enggan menyebut namanya mengaku tak tahu persis kenapa dilakukan pemutusan listrik. “Saya pengurus partai, bukan karyawan. Soal pemutusan oleh PLN saya tidak tahu, yang jelas sekarang listriknya sudah menyala,” katanya singkat. [kronologi]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya