22 Desember 2018

Berita Golkar - Perhelatan pemilu legislatif 2019 yang menyisakan waktu empat bulan butuh pola pemenangan dengan cara konvensional dan modern. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Syarif Cicip Sutarjo mengatakan, pemanfaatan Big Data, seperti yang dirintis Partai Golkar, adalah cita-cita dan harapan lama yang kini diwujudkan dengan nama "Big Data Golkar Menang dan Micro Targetting" sebagai kado akhir tahun 2018.

Dalam keterangan persnya, Jumat (21/12/2018), Cicip mengatakan, kompetisi yang ketat dengan 16 Parpol skala nasional dan 4 Parpol lokal di Aceh, membutuhkan gerak mudah bagi legislator Golkar meraih kemenangan dengan efektif dan efisien. Dengan Big Data, lanjut Cicip, dapat menyasar target pemilih pendukung dengan micro targetting memudahkan calon anggota legislatif (Caleg) bekerja di lapangan.

Baca juga: Selamatkan Muslim Uighur, Aburizal Bakrie Desak Pemerintah Tegas Kepada China

Melalui Big Data, Cicip mengatakan, akan menghadirkan kekuatan pemetaan pemilih, penentuan matematika politik, sebaran wilayah garapan, hingga penentuan pola pemenangan yang cermat, agar peluang kemenangan Partai Golkar Besar dan memudahkan Calegnya lolos ke Senayan.

"Mengapa Golkar Menyiapkan diri dengan Big Data, karena semua data yang terbuka ataupun tertutup diolah sebagai analisis dan strategi untuk mengarahkan pemenangan pemilu yang digelar bersamaan. Kondisi faktual Caleg Golkar dari unsur incumbent maupun new comer perlu dibantu tools, yang akan membantu kerja Caleg dan Tim Pemenangannya,” tutur Cicip.

Baca juga: Inilah 7 Politisi Terkaya Di Indonesia Tahun 2018, Aburizal Bakrie Ada Di Puncak

Dengan Big Data Analytic yang disertai system web based (ICT), mobile apps, disertai teknik statistik membaca dan mendesain peluang kontestasi dan pemenangan Legislatif 2019, akan membantu Caleg Golkar bertarung dengan gembira, bukan saling menghabisi. Dengan Big Data dan micro targetting, Cicip mengungkapkan sinergi antarcaleg akan terjadi dan kekuatan kompetitor juga bisa dimonitor.

Cicip mengungkapkan, Big Data Golkar Menang akan menghadirkan pola penggalangan suara menjadi lebih akurat karena menggunaakan basis data pemilih yang sebelumnya telah diagitasi oleh relawan, sehingga hasil pemilu lebih cepat diketahui.

Baca juga: Aburizal Bakrie Ajak Semua Kader Kerja Keras Menangkan Golkar di Pileg 2019

Strategi kampanye dan pola pemenangan yang ideal, lanjut Cicip, adalah mengkombinasikan antara kemampuan membaca data, mengolah, menganalisa perolehan suara Pileg 2014 dan sebaran wilayahnya, lalu digabungkan dengan pembentukan tim ahli strategi dan relawan pemenangan yang menguasai jaringan dan teritorial. [tribunnews]

fokus berita : #Syarif Cicip Sutarjo


Kategori Berita Golkar Lainnya