06 Januari 2019

Berita Golkar - Selain dikenal dengan Pariwisatanya, Sumatera Barat juga memiliki potensi lain yang tak kalah menjanjikan untuk dikembangkan di sektor pertanian, salahsatunya pembudidayaan minyak atsiri. Kini, tanaman sereh wangi atau Cymbopogon citrates itu mulai dilirik untuk dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan minyak atsiri.

Di kenagarian Labuh, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, Ahad, (6/1/2019) tanaman tersebut mulai dibudidayakan masyarakat setempat. Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 no urut 1 Partai Golkar Darul Siska membantu 5000 bibit sereh wangi untuk para petani di nagari setempat. Darul memiliki perhatian khusus terhadap kelompok petani sereh wangi yang diolah menjadi minyak serai yang prospeknya cukup menjanjikan.

Baca juga: Darul Siska Minta Keluarga Besar Program Keluarga Harapan Tidak Golput

Kelompok petani yang menekuni serai harum sedang mengalami kesulitan bibit, peralatan pertanian dan juga mesin pengolahan pasca panen untuk mengolah minyak serai. Tanaman serai ini, katanya bisa digunakan sebagai minyak atsiri. Minyak ini sangat disukai oleh konsumen. Beberapa negara seperti Singapura, Taiwan, Australia, Meksiko, Jepang, Inggris, India, Prancis, dan Amerika Serikat telah mengimpor minyak atsiri dari Indonesia.

Minyak atsiri memiliki banyak kegunaan seperti jadi bahan pencampur parfum, penyegar udara, jadi minyak aromaterapi, bahan sabun, pewangi, sebagai minyak urut, obat sakit kepala dan lainnya. Proses sereh wangi menjadi minyak atsiri membutuhkan waktu 3 bulan, yang digunakan untuk membuat minyak atsiri adalah daun serehnya.

Baca juga: Siap Perjuangkan Kebijakan Pro Umat, Darul Siska Minta Muhammadiyah Dharmasraya Jangan Golput

Berjalannya waktu, naiknya harga minyak atsiri dari tahun ke tahun mulai terasa menjanjikan. Minyak atsiri juga memiliki banyak kegunaan seperti bahan pencampur parfum, penyegar udara, aromaterapi, bahan sabun, pewangi, sebagai minyak urut, obat sakit kepala dan lainnya. [minangkabaunews]

fokus berita : #Darul Siska


Kategori Berita Golkar Lainnya