08 Januari 2019

Berita Golkar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang selama 2018 melalui program isbat nikah, telah menikahkan sekitar 1.889 pasangan. Program yang dinamakan paket 5 in 1 itu, melibatkan lima kelembagaan yang langsung mengeluarkan lima dokumen kependudukan.

Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discukcapil) Kabupaten Serang, Jajang Kusmara mengatakan, program isbat nikah merupakan program kepedulian mendalam Bupati Serang yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah terhadap fenomena masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki buku nikah.

Baca juga: APBD Banten 2019 3,2 Triliun Rupiah, Ratu Tatu Chasanah Minta Dikelola Baik dan Transparan

“Masih ada masyarakat yang melakukan pernikahan tidak di KUA atau kantor urusan agama. Makannya setiap tahun kita menggelar nikah bersama,” kata Jajang saat di konfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (7/1/2019). Jajang menjelaskan, bahwa yang menjadi permasalahan tersendiri dan berimbas kepada administrasi kependudukan tidak lengkap.

Sehingga diluncurkanlah program isbat nikah melibatkan lima unsur kelembagaan, Disdukcapil, pemerintah kecamatan, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), pengadilan agama, dan kantor urusan agama (KUA). Dengan target per kecamatan di Kabupaten Serang, dapat mengisbatnikahkan 70 pasangan. “Sehingga, tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Serang yang tidak memiliki buku nikah secara sah,” jelasnnya.

Baca juga: Pasca Tsunami, Ketua Fraksi Golkar Banten Minta Perempuan dan Anak Jadi Prioritas

Lanjut Jajang, proses kolaborasi lima unsur kelembagaan tersebut. Yakni, pemerintah kecamatan memfasilitasi akomodasi tempat dan prosesi acara isbat nikah, P2TP2A memobilisasi warga yang ingin diisbatnikahkan dengan data yang akurat, pengadilan agama melaksanakan sidang isbat nikah sampai penerbitan surat penetapan pengadilan, KUA menerbitkan buku nikah, dan Disdukcapil menerbitkan administrasi kependudukan.

“Dari program isbat nikah gratis ini, masyarakat yang dinikahkan mendapatkan lima dokumen kependudukan sekaligus. Mulai dari penetapan Pengadilan Agama, buku nikah, kartu keluarga, akta kelahiran, dan kartu tanda penduduk elektronik atau KTP el,” ujarnya.

Baca juga: Inilah Profil Singkat Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah

Kemudian, Jajang pun mengucapkan, terimakasih kepada Bupati Serang yang telah menerjunkan pelayanan jemput bola, bahkan tanpa dipungut biaya. “Program ini akan terus berlangsung pada setiap tahunnya, termasuk di tahun 2019 ini,” ucapnya. [bantennews]

fokus berita : #Ratu Tatu Chasanah


Kategori Berita Golkar Lainnya