10 Januari 2019

Berita Golkar - Alat Peraga Kampanye (APK) milik Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena dibakar massa ketika melakukan demonstrasi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Peristiwa ini ditanggapi tenang oleh Melki Laka Lena. Melki pada Kamis (10/1/2019) mengatakan, peristiwa pembakaran gambar dan baliho miliknya di Sumba Timur itu dimaknai sebagai salah satu hal yang akan menjadi pengalaman bagi dirinya.

"Ada yang mendorong saya untuk proses hukum kasus di Sumba Timur, namun saya berpikir bahwa tidak perlu menempuh jalur hukum, meskipun secara hukum peristiwa itu memenuhi unsur pidana," kata Melki. Dijelaskan, ketika protes sampai adanya pembakaran APK miliknya, banyak sekali orang yang menghubungi dirinya.

Baca juga: Melki Laka Lena Siapkan Andreas Paru Calon Tunggal Golkar Untuk Pilkada Ngada

"Banyak orang hubungi saya agar tempuh jalur hukum, bahkan ada beberapa pakar hukum juga memberi masukan agar kasus ini diproses. Mereka sampaikan juga pasal-pasal pidana, tapi saya katakan, ini sebuah pelajaran dan pengalaman yang harus dilihat positif. Selain itu sikap saya bisa menjadi contoh. Saya tentu memberi maaf bagi pelaku," ujarnya.

Dia mengakui, Plt ketua dan Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Sumba Timur bersama sejumlah senior Partai Golkar akan diturunkan ke Sumba Timur. "Apapun yang terjadi, proses organisasi di Sumba Timur tetap jalan dan tidak vakum. Kita tetap upayakan agar proses organisasi di wilayah itu tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya. [poskupang]

fokus berita : #Melki Laka Lena


Kategori Berita Golkar Lainnya