18 Januari 2019

Berita Golkar - Rencana pembangunan Masjid Raya Gorontalo memasuki tahap pembebasan lahan. Setelah kajian feasibility studies (FS), masjid yang telah direncanakan sejak 2015 lalu itu akan dibangun di Kelurahan Moodu, Kota Timur. Hal itu terungkap dalam seminar tahap akhir rencana pembangunan Masjid Raya dan Islamic Centre, Jumat (18/1/2019).

Seminar yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur tersebut turut dihadiri Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim. Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo, menjelaskan, Kelurahan Moodu dipilih karena sebelumnya telah dilakukan feasibility study (FS) yang pembobotannya sesuai indikator. Selanjutnya, pihaknya telah mengalokasikan dana senilain Rp44 miliar untuk pembebasan lahannya.

Baca juga: Di Bawah Rusli Habibie, Golkar Gorontalo Sulit Dibendung Lawan Politik di Pileg 2019

“Lokasi masjid raya ini berada sekitar 500 meter dari Kantor Camat Moodu yang merupakan lahan pertanian dengan luas lahan yang telah dibebaskan sekitar 4,53 hektare. Tempat ini sangat strategis karena berada di sudut perempatan jalan, dan pembebasan lahan ini telah disambut baik oleh masyarakat maupun pemerintah setempat,” ungkapnya.

Handoyo menjelaskan, untuk desain masjid telah selesai disayembarakan Juni 2018 lalu, yang menghasilkan tiga pemenang. Disepakati menggabungkan tiga desain sebagai hasil akhir desain Masjid Raya dan Islamic Center Gorontalo tersebut. “2019 ini kita mulai dari pembebasan lahan dulu, setelah itu akan direncanakan pada 2020 mulai pembangunan fisik masjid. Paling lambat tahun 2021 kita mulai bangun struktur bagian atas,” jelasnya.

Baca juga: Rusli Habibie Yakin Golkar Bakal Menangkan Jokowi di Gorontalo

Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, berharap, tahapan pembangunan masjid bisa segera dilaksanakan. Sambil menunggu proses pembebasan lahan, pengumpulan donasi dan santunan oleh para pegawai di lingkungan pemerintah provinsi itu terus berlanjut.

“Pembangunan masjid ini tidak mungkin hanya dibiayai oleh pemprov, karena butuh anggaran lebih kurang Rp562 miliar. Makanya kami butuh dukungan dan restu semua pihak termasuk dari pemerintah kabupaten atau kota, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengusaha, donatur dan masyarakat umum,” pungkasnya. [kronologi]

fokus berita : #Rusli Habibie


Kategori Berita Golkar Lainnya