25 Januari 2019

Berita Golkar - Politisi asal Partai Golkar, TGH Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), mengajak masyarakat menghentikan cacian dan makian terhadap pemimpin. Sebab, pemimpin yang terpilih tersebut cerminan dari amalan yang memilihnya. "Perbedaan pandangan politik, itu hal biasa. Tetapi, jangan sampai kita mencaci maki para pemimpin kita," ujar TGB, di Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Kamis (24/1/2019).

Mantan Gubernur NTB dua periode ini juga mengimbau masyarakat tidak sampai terpecah-pecah akibat perbedaan pandangan politik pada pemilu 2019 ini. Siapapun yang menang, tugas warga bekerja, berkhidmat dan beribadah. Karena itu, TGB mengajak para jamaah yang hadir untuk bermuhasabah atau introspeksi diri, untuk saling menyayangi dan membangun hubungan sosial yang baik.

Baca juga: TGB Zainul Majdi Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi Ulama Di Era Jokowi

Menurutnya, hidup di Indonesia ini sebuah kenikmatan yang tak terhingga. Apa pasalnya? Di negara ini, siapapun bisa menghujat, mencaci, menyudutkan para pemimpinnya, termasuk, kepada kepala negara. Sedangkan di negara lain, seperti negara yang sangat Islami, jika ada majelis yang ulamanya berceramah lalu mencaci pemimpin di negara itu, maka usia majelis itu tak akan lama.

Karena itu, mari hentikan mencaci para pemimpin. "Cara pandang kita harus lebih terbuka lagi, yaitu berpandangan dengan penuh syukur. Bersyukur kita bisa hidup di Indonesia, yang negaranya sangat menghargai perbedaan agama," tuturnya. [republika]

fokus berita : #Tuan Guru Bajang #Zainul Majdi


Kategori Berita Golkar Lainnya