20 Januari 2019

Berita Golkar - Sama-sama mendapat 6 kursi pada pemilu 2014, namun Partai Golkar harus kehilangan kursi Ketua DPRD Toraja Utara, hanya karena selisih total perolehan suara. Kursi Ketua DPRD yang menjadi langganan Partai Golkar pun jatuh ke tangan Partai Gerindra.

Tak ingin kejadian itu terulang kembali di pemilu 2019, jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Toraja Utara sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk kembali memenangi pemilu legislatif dan merebut kembali kursi Ketua DPRD Toraja Utara.

Baca juga: Victor Datuan Batara Sesumbar Golkar Bakal Menangkan Jokowi 95 Persen di Toraja

“Tentu hasil pemilu 2014 itu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki diri dan menyiapkan semua strategi untuk memenangkan pemilu 2019,” ungkap Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Minggu, (20/1/2019). Politisi yang akrab disapa Dedy ini, menyebut ada sejumlah strategi yang sudah dirancang dan dibekalkan kepada para calon legislatif (caleg) untuk bertarung merebut simpati masyarakat.

“Diantaranya kampanye simpati dan tawaran program-program yang lebih mengena ke masyarakat. Selebihnya adalah rahasia partai,” ujar Dedy sambil tersenyum. Pada Sabtu, (19/1/2019), jajaran pengurus melakukan rapat konsolidasi dan bedah dapil untuk membantu Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dan Caleg Partai Golkar Kabupaten Toraja Utara untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilihan presiden-wakil presiden.

Baca juga: Victor Datuan Batara Targetkan Golkar Tana Toraja Raih 7 Kursi DPRD

Konsolidasi yang dipimpin Ketua Harian DPD II Partai Golkar Toraja Utara, Habel Pongsibidang ini semacam persiapan kuda-kuda yang kuat untuk meraih kemenangan pemilu. “Ini konsolidadi ini adalah pembekalan kepada para caleg untuk melakukan kampanye-kampanye kreatif, penempatan tim yang tepat serta dukungan infastruktur partai,” ujar Habel Pongsibidang. [karebatoraja]

fokus berita : #Frederik Victor Palimbong


Kategori Berita Golkar Lainnya