24 Januari 2019

Berita Golkar - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purbalingga menilai ada kampanye yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN) untuk caleg Golkar. Di sisi lain, Golkar menepis tudingan tersebut. Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim mengungkapkan jajarannya mendapatkan bukti-bukti bahwa ASN bernama Samsul Hidayat terlibat aktif dalam kegiatan kampanye tertutup.

Selain memberikan sambutan, Samsul juga mengenakan kaus tim pemenangan caleg DPRD Purbalingga, Hj Anitaningrum. Hal itu terjadi dalam “Sosialisasi Pileg 2019 dan Pengukuhan Tim Pemenangan Hj Anitaningrum” di GOR Bulutangkis Desa Kutabawa, Karangreja, Minggu (13/1/2019).

Baca juga: Bambang Soesatyo Harap Pemerintah Hapus Tagihan Kredit Perbankan Korban Bencana

“Kami sudah meminta keterangan, baik dari pelapor maupun pihak-pihak terlapor. Adapun nanti putusannya seperti apa, tentu kami juga melibatkan Kepolisian dan Kejaksaan untuk melakukan pembahasan tersendiri,” ujar Imam. Namun, DPD II Partai Golkar Purbalingga menepis dugaan pelanggaran Pemilu itu. Pengurus Golkar Purbalingga, Endar Sugianto mengatakan pihaknya sudah memberikan klarifikasi kepada Bawaslu, Selasa (22/1/2019),

Tim pemenangan tidak melibatkan ASN dalam kegiatan kampanye. Keterlibatan Samsul Hidayat, Guru SDN 1 Danasari bukan inisiatif tim kampanye. Dia juga tidak masuk daftar tim pemenangan. “Semua calon sudah kami beritahukan dan instruksikan jangan sampai di dalam pelaksanaan kampanye memakai atau menggunakan semua unsur yang dilarang rambu-rambu pemilu, seperti TNI, Polri, ASN, dan perangkat desa,” kata Endar.

Baca juga: Wujudkan Pemilu Berintegritas, Haris Kusworo Ajak Pemilih Pemula Hindari Politik Transaksional

Samsul Hidayat mengaku hanya satu kali itu memberikan sambutan pada kegiatan kampanye tertutup. Dia berani maju setelah melihat peserta kegiatan hanya terdiri dari kader atau tim pemenangan, bukan kampanye terbuka. Samsul maju memberikan motivasi kepada tim pemenangan karena telah mengenal dan mengetahui kiprah Anitaningrum sejak lama dan memastikan mereka tidak salah memilih calon.

Secara pribadi, dia telah melihat kebaikan-kebaikan dan jiwa sosial yang tinggi dari caleg perempuan tersebut. “Dia (Anitaningrum, red) ngga minta pun saya harus tahu diri, karena sudah seperti saudara, dan orangnya enakan. Saya melihat personalnya bukan parti politiknya,” ujar Samsul. [satelitpost]

fokus berita : #Endar Sugianto


Kategori Berita Golkar Lainnya