23 Januari 2019

Berita Golkar - Akhir-akhir ini Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Jusuf Kalla (JK) terus mengkritisi kebijakan Pemerintah di bawah kendali Presiden Joko Widodo (Jokowi), baik kereta api trans Sulawesi hingga LRT Jabodebek. Menurut Wapres JK, pembiayaan kereta api trans Sulawesi tidak harus dibangun dari Selatan ke Utara. Tak hanya itu, mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga menilai, anggaran pembiayaan LRT Jabodebek terlalu mahal.

Menanggapi sikap Wapres JK, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengatakan, perbedaan itu hal yang biasa sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi saat debat Pilpres kemarin. “Ya kalau menganggap kata-kata Presiden kemarin saat debat, kan biasa terjadi perbedaan pendapat. Saya kira kan sah-sah saja perbedaan pendapat,” kata Fadli Zon kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).

Baca juga: Inilah 5 Pernyataan Kontroversial Jusuf Kalla Yang Bertentangan Dengan Jokowi

Dikatakan Fadli Zon, kritikan Wapres JK itu tak lepas dari tanggung-jawabnya diakhir masa jabatannya untuk menyampaikan kebenaran, karena hal itu akan dimintai pertanggung-jawaban. “Tadikan menunjukkan bahwa memang selama ini juga tidak ada koordinasi mungkin. Mungkin Pak JK sekarang punya tanggung jawab di akhir masa jabatan untuk bicara apa adanya,” ucapnya.

“Karena saya kira nanti akan dimintai pertanggungjawaban, dan saya kira peran Pak JK belakangan ini baguslah untuk mengoreksi dari dalam,” tutup Fadli Zon. [fajar]

fokus berita : #Jusuf Kalla


Kategori Berita Golkar Lainnya