23 Januari 2019

Berita Golkar - Kampung Kranggan di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi hingga kini tetap konsisten menjaga tradisi, adat dan budaya leluhur yang telah ada sejak abad 15. Bahkan setiap tahunnya digelar berbagai kegiatan, salah satunya Babaritan, guna melestarikan warisan leluhur. Kampung Kranggan pun telah ditetapkan Walikota Bekasi sebagai cagar budaya Kota Bekasi.

Konsistensi Kampung Kranggan menjaga adat dan budaya ini diapresiasi Komisi X DPR RI. “Kami terkejut, ternyata tak jauh dari Jakarta kita bisa menyaksikan satu daerah yang betul-betul konsisten mempertahankan adat budaya. Ini menurut saya bisa menjadi contoh, daerah yang siap menerima siapapun yang ingin hadir untuk bertukar gagasan dan ide tentang kebudayaan,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Selasa (22/1/2019).

Baca juga: KPPG Dorong Keterwakilan Caleg Perempuan Lolos Ke DPR Hingga 25 Persen

Legislator Partai Golkar saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI meninjau Kampung Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, itu menyebutkan kehadiran Kampung yang tak jauh dari ibukota ini memudahkan akses bagi siapapun mempelajari adat istiadat masyarakat Kranggan. Berbagai ritual dan tradisi budaya yang selama ini dijalankan bukan hanya bisa dipelajari oleh daerah lain, namun juga dikembangkan lagi ke depannya.

Menurutnya, DPR RI pun telah mengakomodir kebudayaan ini dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. “Kampung Kranggan ini bukan hanya memiliki potensi wisata, tapi membangun seni budaya lokal, ekonomi kreatif, dan lainnya. Mereka juga terlibat dalam kongres kebudayaan nasional, dan sekarang sedang aktif memikirkan kampung ini akan lebih maju di masa mendatang." katanya.

Baca juga: Dongkrak Lulusan Unggul Anak Bangsa, Hetifah Desak Kemendikbud Revitalisasi SMK

"Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan bisa terwujud dengan adanya kerja sama tokoh adat, pemikir, lurah, camat, DPRD dan DPR RI. Insha Allah Kota Bekasi bukan hanya dikenal dengan kota industri, tapi industri berbudaya,” dorong Hetifah.

Apresiasi pun datang dari Anggota DPR RI Komisi X DPR RI Mujib Rohmat. Menurut legislator Partai Golkar ini, warga Kota Bekasi harus berbangga memiliki budaya etnik daerah yang dilestarikan di Kampung Kranggan. Menurutnya, adat dan tradisi leluhur yang sudah ada sejak abad 15 ini harus tetap dilestarikan oleh generasi muda. Pihaknya pun mendukung Kampung Kranggan memiliki museum agar mendukung berbagai kegiatan kebudayaan.

Baca juga: Hetifah Sambut Baik Gagasan BNPB Masukkan Mitigasi Bencana Dalam Kurikulum Sekolah

Sebelumnya, saat tiba di Kampung Kranggan, Tim Kunspek Komisi X DPR RI disambut pertunjukan ibu-ibu menumbuk padi di lesung dan atraksi palang pintu. Anggota Komisi X DPR RI sangat antusias melihat atraksi itu. Apresiasi pun diberikan kepada anak-anak dan remaja yang mempertunjukkan tari tradisional hingga pencak silat. Aksi mereka mendapat sambutan meriah. Kuliner khas Kranggan pun tak lupa mendapat apresiasi.

Hadir menyambut Tim Kunspek Komisi X DPR RI diantaranya sesepuh Kampung Kranggan Kolot Kisan, tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi Anim Imanudin, Camat Jatisampurna Abi Hurairah, Lurah Jatirangga Ahmad Affandi, tokoh masyarakat dan warga Jatirangga. Tim Kunspek Komisi X DPR RI juga sebelumnya meninjau SMA Negeri 1 Kota Bekasi dan SMK Negeri 1 Kota Bekasi. [kontributor Jabar]

fokus berita : #Hetifah


Kategori Berita Golkar Lainnya