29 Januari 2019

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi IX DPR Ichsan Firdaus menilai revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) bisa menjadi solusi dalam mengurangi jumlah pekerja anak di Indonesia. Jadi, lanjut Ichsan, anak yang memiliki minat dan bakat yang baik, bisa dikembangkan melalui pendidikan informal di BLK yang diubah menjadi sebuah rumah kreatif.

Hal itu diungkapkan Ichsan usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Kepala Dinas PPPA Jateng, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jateng, Ketua APINDO dan LSM Yayasan Setara Semarang di Kantor Disnakertrans, Semarang, Jateng, Selasa (29/1/2019).

Baca juga: 

“Banyak anak yang telah ditarik untuk mendapat pendidikan formal. Namun setelah dikembalikan ke orang tua, ia kembali lagi menjadi pekerja. Maka dari itu, BLK yang diubah menjadi rumah kreatif saya pikir bisa menjadi solusi bagi mereka untuk mengembangkan minat dan bakat di pendidikan informal," ungkap Ichsan.

Selain dapat mengurangi pekerja anak, menurut legislator Partai Golkar itu, revitalisasi BLK juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja negara lain. Revitalisasi pendidikan dan pelatihan di BLK bertujuan menyelaraskan kompetensi yang dimiliki tenaga kerja dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.

Baca juga: 

“Salah satu cara revitalisasi BLK itu adalah dengan meningkatkan fasilitas pendidikan sesuai dengan tuntutan zaman. Saya berharap kelengkapan BLK yang sudah ada terus di-upgrade supaya tidak ketinggalan zaman, dan tentunya sesuai kebutuhan industri yang ada,” harap legislator dapil Jawa Barat itu. [Kontributor Jateng]

fokus berita : #Ichsan Firdaus


Kategori Berita Golkar Lainnya