31 Januari 2019

Berita Golkar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan daftar 49 nama calon legislatif (caleg) mantan napi korupsi yang maju di Pemilu 2019. Dari jumlah itu, Partai Golkar menempati urutan pertama atau terbanyak menghimpun caleg mantan napi korupsi, dengan 8 orang caleg. Menanggapi hal ini, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto enggan berkomentar banyak. Namun dia memastikan semua caleg DPR RI dari partainya bersih.

"Jadi daftar caleg DPR RI Partai Golkar clean and clear," katanya di Solo, Kamis (31/1/2019). Dimintai tanggapan terkait munculnya selebaran yang berbunyi 'say no to Jokowi', Airlangga nampak tidak memedulikannya. Ia justru dengan tegas mengatakan sebaliknya. "Say yes to Jokowi, ada disini," tutup Airlangga.

Baca juga: Airlangga Minta Golkar Sumut Perjuangkan Istana Sisingamangaraja Jadi Situs Sejarah Nasional

Berdasarkan data KPU, dari 12 parpol, Golkar adalah partai terbanyak yang mencalonkan mantan koruptor di Pemilu 2019. Partai berlambang beringin itu total mencalonkan delapan orang mantan koruptor. Empat orang untuk caleg DPRD provinsi, empat orang lainnya untuk caleg DPRD Kabupaten/kota.

Posisi kedua ada Partai Gerindra dengan enam mantan koruptor. Tiga orang caleg DPRD Provinsi. Tiga orang lainnya untuk DPRD Kabupaten/Kota. Posisi ketiga diduduki Partai Hanura dengan lima orang mantan koruptor. Tiga caleg DPRD Provinsi. Dua caleg DPRD Kabupaten/Kota.

Baca juga: Airlangga Hartarto Minta Kader Golkar Sumut Optimis Partainya Bakal Menang Pemilu

Posisi keempat diduduki 3 parpol yakni Partai Demokrat, PAN, dan Berkarya dengan masing-masing 4 caleg mantan koruptor. Untuk Demokrat empat caleg mantan koruptor dicalonkan buat DPRD Kabupaten/Kota. Sementara PAN, satu caleg mantan koruptor dicalonkan buat DPRD Provinsi dan tiga orang untuk DPRD Kabupaten/Kota. Untuk Partai Berkarya, dua caleg mantan koruptor dicalonkan buat DPRD Provinsi dan dua caleg untuk DPRD Kabupaten/Kota.

Posisi kelima diduduki tiga parpol yakni Partai Garuda, Perindo dan PKPI dengan masing-masing dua caleg mantan koruptor. Untuk Garuda, dua caleg mantan koruptor dicalonkan buat DPRD Kabupaten/Kota. Sementara Perindo, satu caleg mantan koruptor dicalonkan buat DPRD provinsi dan satu caleg dicalonkan buat DPRD Kabupaten/Kota. Untuk PKPI, dua caleg mantan koruptor dicalonkan buat DPRD Kabupaten/Kota.

Baca juga: Wow! Airlangga Hartarto Perluas Kawasan Industri Makassar Hingga 1000 Hektar

Posisi keenam diduduki oleh tiga parpol yakni PDIP, PKS, dan PBB dengan masing-masing satu caleg mantan koruptor. PDIP mencalonkan satu mantan koruptor buat caleg DPRD Provinsi. [merdeka]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya