28 Januari 2019

Berita Golkar - Renovasi gedung DPRD Pelalawan yang tak kunjung selesai hingga kini mendapat sorotan dari anggota dewan. Fraksi PDIP dan Golkar sama-sama menyoroti renovasi gedung dewan saat paripurna pandangan fraksi terhadap Ranperda Perubahan RPJMD Pelalawan 2016 - 2021, Senin (28/01/2019) di kantor DPRD Pelalawan. Renovasi seharusnya tuntas tahun lalu. Namun pekerjaan yang termasuk renovasi ringan ini tidak kunjung selesai.

"Gedung dewan tak kunjung selesai. Ini menjadi preseden buruk, yang terlihat saja tidak selesai apalagi yang jauh di desa-desa," kata Syafrizal, juru bicara PDIP saat itu. Syafrizal juga mengkritik pihak eksekutif. Sebab banyak aspirasi rakyat di desa tidak dipenuhi terutama terkait perbaikan jalan. Desa Makmur, misalnya. "Jalan di desa tak kunjung di aspal. Padahal di Kerinci, jalan hanguskan diaspal, diaspal ulang," kritiknya.

Baca juga: Duh! Main Judi Qiu-Qiu, Oknum Caleg Golkar Pelalawan Digerebek Polisi

Pandangan Fraksi Golkar juga demikian. Lewat juru bicaranya, Baharuddin juga mengkritisi soal rengas kantor dewan yang tak kunjung selesai. "Ini sangat-sangat di luar dugaan. Renovasi tak kunjung selesai," ujarnya. Fraksi Golkar pun meminta ada manajemen proyek ke depan sehingga tidak terjadi lagi seperti ini. Ia juga membeberkan sejumlah proyek fisik yang tidak selesai tahun lalu.

Dari Fraksi Hanura Demokrat menyarankan agar tidak ada perubahan RPJMD. Lewat juru bicaranya, Zulkifli, pemerintah bisa menyesuaikan RPJMD dengan keuangan daerah. "Agar terlihat juga ketegasan pemerintah," ujar Zulkifli. Pihak eksekutif sendiri dihadiri Sekda Tengku Mukhlis. Di DPRD Pelalawan sendiri ada enam fraksi. Selain Gerindra Plus, ada lima fraksi lainnya. Yakni Fraksi PAN Plus, Hanura Demokrat, PDIP, Golkar dan Fraksi Madani. [tribunpekanbaru]

fokus berita : #Baharuddin


Kategori Berita Golkar Lainnya