29 Januari 2019

Berita Golkar - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengaku membicarakan soal strategi kampanye di Jawa Barat (Jabar) dan Jakarta bersama calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Hal itu dilakukan di kediaman Ma'ruf di Menteng, Jakarta, Senin (28/1/2019).

"Kami tadi berbincang mematangkan dan menyiapkan perjalanan beliau [Ma'ruf] dalam rangka silaturahmi di Jabar dan Jakarta, khususnya Jakarta Selatan dan Timur," ujar Agung. Agung tak menampik bahwa Jabar masih menjadi zona merah bagi Ma'ruf dan capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Selama ini Jabar dikenal sebagai lumbung suara bagi capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Baca juga: Agung Laksono Nilai Kehadiran Ma'ruf Amin Tambah Kesempurnaan Jokowi

Namun Ketua Dewan Pakar Partai Golkar ini mengklaim perolehan suara Jokowi-Ma'ruf di Jabar mulai meningkat. "Ya memang ada beberapa daerah yang seperti itu. Tapi dari waktu ke waktu ada perbaikan, karena itu saya yakin setelah kedatangan Kiai Ma'ruf bisa melihat sendiri Pak Jokowi-Ma'ruf ini sangat peduli dan dekat dengan para ulama," tuturnya.

Agung menyatakan Ma'ruf bakal kampanye dengan berkomunikasi dari hati ke hati langsung kepada warga Jabar. Sejumlah titik yang menjadi fokus di antaranya Sukabumi, Garut, Pangandaran, Tasikmalaya, termasuk Bekasi. "Itu semua daerah yang memang perlu dan sudah masuk di agenda beliau. Semoga kunjungan tersebut bisa meningkatkan elektabilitas beliau di sana," ucap Agung.

Baca juga: Agung Laksono Nilai Nama Besar Golkar Tak Lagi Berpengaruh Dalam Pemenangan Pemilu

Dalam pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah suara dari pasangan Prabowo-Hatta Rajasa di Jabar. Ma'ruf sendiri telah membagi provinsi Jabar dalam lima zona kampanye yang harus dimenangkan. Dua di antaranya yakni Garut dan Tasikmalaya termasuk zona merah. Ketua Umum MUI itu menargetkan bisa meraup 60 hingga 70 persen suara di wilayah tersebut. [cnnindonesia]

fokus berita : #Agung Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya