02 Februari 2019

Berita Golkar - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG), Marlinda Irwanti nilai untuk mengantisapi globalisasi dan perkembangan radikalisasi terkait terorisme yang menyebar hampir di seluruh dunia, seharusnya dunia pendidikan kita memberikan materi pendidikan khusus mengenai faham-faham radikalisme dengan metode dan materi pembelajaran yang mudah difahami  peserta didik, termasuk cara menjabarkan butir butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disampaikan Marlinda dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar di SMK Negeri 1 Blado, kabupaten Batang, Sabtu (2/2/2019). "Mata pelajaran Pancasila juga polanya harus ditingkatkan setiap saat untuk mengikuti perkembangan zaman. Karena remaja adalah anak zaman now atau anak milenial yang kehidupan sehari-harinya memanfaatkan media sosial." kata Legislator Partai Golkar ini.

Baca juga: Di Hadapan Marlinda Irwanti, Mahasiswa PPA Assholeh Tandatangani Pakta Integritas

50 persen pendudukan Indonesia, lanjut Marlinda, adalah pengguna Internet, begitu juga kalangan remaja. Apabila remaja tidak bijak menggunakan media sosial, akan menjadi penyebar hoaks dan mudah terpapar paham radikalisme. "Saya berharap K13, yang memberikan tambahan materi akhlak dapat memberikan dampak yang baik bagi pencegahan faham radikalisme." ucap anggota Komisi X DPR ini.

Dunia pendidikan bukan satu-satunya wahana menangkal radikalisme. Marlinda berharap dunia pendidikan khususnya SMK harus menjadi garda terdepan dalam menangkal faham radikalisme di Indonesia. "Partisipasi rakyat sangat penting khususnya generasi muda, dengan penjabaran butir-butir Pancasila. Serta menjaga NKRI dengan merawat Kebhinekaan sebagai satu kekuatan." pungkasnya. [kontributor Jateng]

fokus berita : #Marlinda Irwanti


Kategori Berita Golkar Lainnya