28 Januari 2019

Berita Golkar - Di Kota Surabaya, elektabilitas Partai Golkar berhasil menduduki posisi 3 besar. Partai besutan Airlangga Hartanto itu hanya berada di bawah PDIP dan PKB. Hal itu diketahui Hari Kamis (24/1/2019).

Lembaga Survei Proximity Indonesia merilis hasil penelitian yang mereka lakukan terkait elektabilitas partai politik untuk Pileg 2019 di Kota Surabaya untuk Kursi DPR RI. “Posisi pertama ada PDI Perjuangan dengan 45.9 persen. Disusul PKB dengan 17.1 persen. Lalu Golkar dengan 8.5 persen. Sedangkan Gerindra 7.5 persen,” ujar Direktur Proximity Indonesia Whima Edy Nugroho.

Baca juga: Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya Dukung Raperda Bantuan Hukum Masyarakat

Menanggapi hasil itu, Ketua DPD II Partai Golkar Surabaya Blegur Prijanggono mengatakan jika hal ini menjadi salah satu bukti dari solidaritas seluruh kader dan relawan Partai Golkar. “Berarti dalam hal ini, para Caleg Partai Golkar benar-benar bekerja menyapa langsung di tengah masyarakat. Di tengah segala keterbatasan aturan Pemilu, hasil yang diraih menjadi salah satu bukti,” kata Blegur.

Disinggung ini juga menjadi bukti kongkret jika Partai Golkar semakin mengakar di masyarakat, Blegur memiliki pendapat tersendiri. “Mengakar itu kalau basis massanya tidak dirawat, ya akhirnya sama saja,” jelasnya. “Jadi ini bukti jika Golkar Surabaya solid. Calegnya pun bekerja secara maksimal,” pungkas Blegur.

Baca juga: Survei Proximity, Adies Kadir Masuk 10 Besar Calon Walikota Surabaya Yang Mumpuni

Survei yang digelar Proximity Indonesia ini menggunakan 800 responden dengan margin error 3.46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dilakukan di 31 Kecamatan dan 80 Kelurahan di Kota Surabaya selama kurun waktu 11-20 Januari 2019. Penelitian dilakukan menggunakan metode face to face interview serta menggunakan metode sampling multistage random sampling [beritajatim]

fokus berita : #Blegur Prijanggono


Kategori Berita Golkar Lainnya