03 Februari 2019

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun membela Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang sedang menjadi bulan-bulanan lantaran pernyataannya perihal gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Misbakhun menilai Rudi justru menunjukkan sikap proporsional dan loyalitas terhadap atasannya dalam hal ini adalah Presiden Joko Widodo.

"Menteri adalah pembantu presiden. Seorang pembantu presiden yang loyal berarti menteri yang bagus,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Ahad (3/2). Sebab, Misbakhun mengatakan, loyalitas menteri sangat diperlukan karena presiden harus memperoleh dukungan memadai dari para pembantunya. Apalagi menteri adalah pejabat yang diangkat secara politik oleh presiden. Istilahnya political appointee.

Baca juga: Ini Upaya Misbakhun Agar Masyarakat Terhindar Dari Penipuan Berkedok Investasi

Dengan demikian, bukan soal salah dan tidak, tetapi soal loyalitas menteri kepada presidennya. "Loyalitas seorang Rudiantara kepada Pak Jokowi karena menjadi political appointee pilihan presiden," tutur Misbakhun. Terkait soal gaji, semua gaji untuk PNS dari APBN, ia mengatakan, sumber APBN adalah pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan hibah yang digunakan untuk membayar gaji.

Namun, Misbakhun mengatakan, ada sumber pembiayaan lain. Tetapi, lanjut Misbakhun, sistem keuangan negara melalui APBN membuat sumber-sumber penerimaan tak bisa dipisah-pisahkan. Pembahasan alokasi APBN pun melibatkan pemerintah dan seluruh fraksi di DPR. "Kalau dikatakan bahwa gaji itu dibayar dari utang, karena memang prinsipnya semua uang yang masuk ke dalam APBN tidak mungkin dipisahkan satu per satu," tutupnya. [republika]

fokus berita : #Mukhamad Misbakhun


Kategori Berita Golkar Lainnya