05 Februari 2019

Berita Golkar - Penyuluh Pertanian adalah pintu gerbang untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara agraris kita. Kehadirannya sangat penting karena mereka yang terdekat dan terdepan dengan Para Petani serta berperan penting dalam mendorong produktivitas pertanian, mentransformasi ilmu dan teknologi serta mempropagandakan pentingnya regenerasi pelaku pertanian;

Hal ini disampaikan Dina Hidayana kepada Golkarpedia melalui keterangan tertulisnya. Menurut Dina, sektor pertanian harus benar-benar menjadi prioritas perhatian pemerintah. "Pekerja di sektor ini mutlak diperjuangkan karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan kelangsungan generasi serta sebagai pondasi ekonomi bangsa." ujar Wasekjen Depinas SOKSI ini.

Baca juga: Dina Hidayana dan SOKSI Siap Jadi Benteng Pancasila Dari Paham-Paham Ekstrim

Sektor pertanian, lanjut Dina, tidak bisa diperlakukan seperti sektor privat. Karena itu, pekerjanya layak dijadikan Aparatur Sipil Negara (ASN/ PNS). "Jika argumentasi Pemerintah soal beban keuangan negara maka jawaban kita adalah bahwa Beban keuangan negara hanyalah soal orientasi Pemerintah. Uang negara selalu terbatas. Pertanyaannya uang mau digunakan untuk apa?" kata Tenaga Ahli Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

Menurut Dina, saat Pemerintah mengatakan negara tidak memiliki uang yang cukup untuk mengangkat Pegawai, yang sesungguhnya terjadi adalah negara tidak punya uang membiayai ASN sektor pertanian, tapi menggunakannya untuk keperluan yang lain. "Pertanyaan kita kenapa uangnya digunakan untuk yang lain? Apakah itu berarti yang lain itu lebih penting (menurut Pemerintah) ketimbang sektor Pertanian?" lanjut Dina.

Baca juga: Dina Hidayana Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula di Sukoharjo

Artinya ini kembali lagi soal keberpihakan pemerintah, anggaran negara itu tergantung orientasinya mau kemana, jadi bukan soal negara punya uang yang cukup atau tidak." pungkas caleg Partai Golkar dapil Jawa Tengah V meliputi Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Solo dengan nomor urut 4 ini.

fokus berita : #Dina Hidayana


Kategori Berita Golkar Lainnya